Di Ngantang, pagi harinya rombongan direksi dan management PT ACA memberikan santunan ke anak yatim dan dhuafa di Desa Banjarrejo dan Desa Sumberagung. Berlanjut, sore hingga petang di Tumpang menyantuni anak yatim piatu dan duafa, menyerahkan bantuan dua unit laptop dan terakhir menyerahkan hasil pembangunan Masjid Diponegoro kepada warga masyarakat. Santunan diserahkan langsung oleh owner PT ACA Iwan Kurniawan. ”Awalnya Saya lihat di daerah sini kok tidak ada masjid, makanya saya berinisiatif untuk mendirikan masjid. Letaknya di sekolah ini (SMK Diponegoro) dan selama masjid berdiri Saya baru bisa melihat sekarang ini karena pandemi,” terang Iwan Kurniawan.
Tentang pembangunan Masjid Diponegoro, dijelaskan sudah dimulai sejak 2019 lalu dab dibangun murni dari pendanaan PT ACA. Harapannya, keberadaan masjid bisa memberi manfaat masyarakat dalam menjakankan ibadah.
Sementara itu, di Desa Banjarrejo, management PT ACA juga menyantuni sebanyak 45 anak yatim piatu. Masing-masing anak mendapat uang tunai dan aneka perlengkapan sekolah. Atas bantuan tersebut, Kepala Desa Banjarrejo Johan Supriadi mengatakan bahwa bantuan PT ACA sangat bermanfaat bagi warga masyarakat. Sebab, dalam dua tahun ini dilanda pandemi berdampak terhadap perekonomian mereka. Sehingga para yatim piatu di desanya membutuhkan perhatian dari beberapa pihak. “Alhamdulillah masih ada dermawan yang ikhlas mengulurkan tangannya pada anak-anak kami,” ucapnya. Semoga apa yang menjadi niat baiknya donatur diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa dan PT. ACA semakin sukses.
Kemudian di Desa Sumberagung, Kecamatan Ngantang PT ACA memberikan bantuan kepada 97 anak yatim piatu. Pemberian santunan ini bertempat di Sekretariat Koperasi Wanita Mekar Sari. Sebanyak 6 desa di Kecamatan Ngantang mendapat santunan dari PT. ACA. Terpisah, Camat Ngantang Sunardi SSos mengatakan bahwa bantuan dari PT ACA sangat membantu warganya di tengah pandemi ini. (rb1/dan)
Editor : Mardi Sampurno