Camat Dau Hadi Sucipto mengungkapkan, lakon tersebut berkaitan dengan masa Covid-19. "Setelah dua tahun puasa, warga Kucur bersyukur Covid-19 melandai. Lakon itu berkisah soal wilayah yang kemalangannya berhenti atau hilang," ujar Hadi kepada Jawa Pos Radar Malang kemarin.
Ki Ardhi menggambarkan soal Kabupaten Malang setelah melewati masa Covid-19. Desa Kucur yang termasuk wilayah Kecamatan Dau turut terbebas dari paparan pandemi. Sekarang, masyarakatnya menggelar tasyakuran atau selamatan agar selamanya Covid-19 tak kembali.
"Masyarakat tasyakuran karena pagebluk sudah hilang. Ini pun menjadi bersih desa perdana warga Kucur setelah dua tahun tanpa kegiatan besar," kata Hadi. Acara tersebut juga dihadiri Bupati Malang H M. Sanusi serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD).
Sementara itu, Kades Kucur Abdul Karim mengungkapkan, kegiatan bersih desa adalah wujud rasa syukur atas berkah dan karunia Allah SWT. Warga Desa Kucur mengucapkan syukur atas berkah kesehatan dan keselamatan. Sehingga masyarakat Kucur bisa melewati ujian pada masa Covid-19 dua tahun terakhir.
Tak hanya itu, bersih desa ini mendorong warga Kucur bisa memberikan manfaat kepada yang lain. Serta, mempertahankan kehidupan yang guyub dan gotong royong. (fin/nay) Editor : Mardi Sampurno