Waka Kesiswaan Rudi Purnomo MPd mengatakan, MPLS merupakan momen untuk mengembalikan semangat dan motivasi belajar siswa. "Sebenarnya kegiatan MPLS ini sama seperti tahun sebelum pandemi, namun yang membuat beda, kita tambahkan pengenalan Profil Pelajar Pancasila. Ya, sebagai bentuk dukungan dari Kurikulum Merdeka," terangnya.
Kegiatan yang diikuti 287 siswa baru itu berlangsung selama enam hari, mulai 18 hingga 23 Juli. Ada tujuh materi utama yang diberikan kepada para siswa. Hari pertama diawali dengan apel pembukaan, serta pengenalan guru dan karyawan. Akar cepat membaur pengenalan dilakukan dengan berbagai permainan yang menyenangkan, termasuk memberikan pemahaman tentang anti bullying. "Kita tunjukkan, bahwa lingkungan sekolah benar-benar nyaman dan aman untuk siswa belajar dan meraih prestasi," jelasnya.
Selanjutnya, di akhir acara akan digelar perkemahan Jumat-Sabtu (perjusi). Dengan diadakannya kembali MPLS tahun ini, dia berharap, siswa baru bisa mengenal lebih dekat lingkungan sekolahnya. Ketika sudah mengenal, katanya, maka akan timbul rasa memiliki, sehingga menjaga atau merawat dengan sepenuh hati.
Sementara itu, Kepala SMPN 1 Singosari Drs Susilo Wardoyo MSi juga menyampaikan selamat kepada siswa baru yang telah berhasil lolos untuk melanjutkan pendidikan di sekolah tersebut. Dia berharap, SMPN 1 Singosari menjadi jembatan awal meraih prestasi ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. (ren/nay) Editor : Mardi Sampurno