Kemarin (29/7) adalah hari terakhir diklat bagi 200 CPNS baru Bumi Kanjuruhan. “Hari ini (kemarin) penutupan. 200 CPNS ikut dalam pelatihan dasar tersebut. Itu kewajiban CPNS sebelum menjadi PNS,” ujar Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Malang Nurman Ramdansyah, kemarin.
Dalam pelatihan, para calon ASN mendapatkan banyak materi. Terutama soal kedisiplinan dan penguatan SDM sebagai calon birokrat. Menurut Nurman, hasil dari pelatihan diharapkan para ASN menjadi abdi negara yang andal. Terutama, karena Pemkab Malang sangat membutuhkan tenaga mereka.
Bidang pendidikan dan kesehatan di Bumi Arema telah menunggu kehadiran ASN muda. Begitu tuntas mengikuti pelatihan, mereka akan langsung bertugas. Diharapkan, mereka bisa berkiprah semaksimal mungkin sejak awal berdinas.“Dari 200 CPNS ini, sebagian besar adalah guru. Ada pula tenaga kesehatan,” tambah Nurman.
Nurman menyebut, pelatihan ini sangat penting. Karena menjadi modal awal menjadikan abdi negara yang baru lebih berkompeten. Menurutnya, ASN tidak boleh berpangku tangan. Abdi negara juga dilarang hanya jalan di tempat. Jangan sampai ASN modern hanya sekadar menggugurkan kewajiban. Karena, tuntutan zaman semakin besar. Perubahan masyarakat yang sangat cepat, harus diimbangi aparatur sipil yang responsif dan inovatif. Beberapa materi pelatihan yaitu bela negara, nilai-nilai dasar akhlak, peran dan kedudukan PNS, smart governance serta habituasi. (fin/nay) Editor : Mardi Sampurno