Mengenakan pakaian tradisional, ratusan warga ikut ambil bagian dalam kirab sesaji itu. Mereka memadati jalan ke makam tokoh yang diyakini sebagai pengikut Pengeran Diponegoro. Warga membawa aneka rupa tumpeng, buah-buahan hingga hasil bumi untuk didoakan di dalam makam.
Juru Kunci Makam Gunung Kawi Candrayana mengatakan, kegiatan ini diadakan untuk mengingat leluhur yang telah mengajarkan agama Islam bagi warga sekitar. "Kita patut ingat pada sesepuh kita. Ingat pada beliau, karena jasa beliau lah dulu kita bisa tahu agama Islam," kata dia.
Ia menyatakan, acara diikuti sekitar 400 orang. Tak hanya sesaji, mereka juga membawa sandingan yang nantinya mereka simpan untuk para leluhur. "Di dalam sandingan itu ada beras dan juga hasil bumi lainnya," terang dia. (nif/nay) Editor : Mardi Sampurno