Kecelakaan bermula ketika korban yang mengendarai motor Honda Beat bernopol N 2530 IR, melaju dari arah barat menuju timur. Laju motor itu sebenarnya tak terlalu kencang. Namun posisinya terlalu berhaluan ke kanan. Dari arah berlawanan, melaju sebuah mobil yang belum dikenali petugas. ”Karena jarak sudah dekat, terjadi tabrak samping depan dengan mobil itu,” terang Kanit Laka Lantas Polres Malang Iptu Sunarko. Kakak dan adik itu pun langsung terjatuh ke aspal. MU sempat dibawa ke RSUD Kanjuruhan. Namun karena luka cukup serius di bagian kepala, dia pun mengembuskan napas terakhir di perjalanan. Sementara adiknya, MZ, masih dirawat di RSUD Kanjuruhan. Saat ini, polisi masih terus mencari keberadaan pemilik mobil yang menabrak korban. ”Setelah kejadian, pengendara mobil itu langsung meninggalkan lokasi,” imbuh Sunarko.
Di tempat lain, Plt Direktur RSUD Kanjuruhan dr Bobi Prabowo SpEM menyebut bila MZ mulai membaik. ”Kondisinya sadar penuh. Namun, dia mengalami patah tulang paha dan tulang clavicula (tulang selangka),” jelasnya. Di samping patah tulang, MZ juga mengalami bengkak di kepala bagian kanan. Hingga kemarin sore, perawatan intensif masih terus dilakukan. (mel/by) Editor : Mardi Sampurno