Meski tak semuanya, setidaknya perbaikan dilakukan di beberapa titik yang masuk kategori rusak berat. Hal ini sembari menunggu proyek nasional perbaikan jalan di rusa Gondanglegi-JLS.
Seperti perbaikan di jalur Wonokerto-Bantur. Tepatnya, di sekitar SPBU Bantur Kabupaten Malang yang mulai dikerjakan. Terpantau ada ekskavator yang mengeruk dan meratakan material tanah di jalan. Sebagian aspal yang rusak juga sudah dibuka dan dirapikan.
“Benar, itu adalah proyek Bina Marga di APBD Kabupaten Malang 2022,” kata Sekretaris DPUBM Kabupaten Malang Suwignyo kepada Jawa Pos Radar Malang kemarin. Menurutnya, perbaikan jalan ini ditargetkan selesai akhir tahun ini.
Proyek di jalur Wonokerto-Bantur tersebut dikucuri anggaran Rp 1,5 miliar. Karena nilainya di atas Rp 200 juta, harus ada lelang. Pemenang tender adalah PT Aston Jaya Mix dari Surabaya yang menawarkan harga Rp 1,2 miliar.
Suwignyo mengaku akan terus memantau proyek peningkatan jalan ini. “Target kami, November ini bisa selesai. Panjang jalur yang kami tingkatkan sekitar 1 kilometer,” tambahnya.
Selain itu, ada pula perbaikan jalur dari Bantur ke pantai Wonogoro. Jalur ini tidak termasuk jalan nasional yang dibebaskan pemerintah pusat. Sehingga, APBD Kabupaten Malang tetap harus dikucurkan. Peningkatan jalur ini menyasar kawasan perbatasan Bantur dan Gedangan. Posisi proyek berada di wilayah Kecamatan Gedangan dengan nilainya Rp 1,5 miliar.
Selain itu, ada proyek peningkatan jalan dari Bantur ke Sumbermanjing Kulon, Kecamatan Pagak. Titik yang diperbaiki berada di kawasan Kecamatan Bantur dengan nilai proyeknya Rp 1 miliar. Pemenang tender CV Bumi Karya Persada dengan nilai tawaran Rp 735 juta. (fin/nay) Editor : Mardi Sampurno