Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Bank Jatim Salurkan Rp 350 Juta untuk 70 Korban

Mardi Sampurno • Jumat, 7 Oktober 2022 | 22:05 WIB
Ilustrasi Pemkab Malang Bersama Korban Tragedi Kanjuruhan
Ilustrasi Pemkab Malang Bersama Korban Tragedi Kanjuruhan
PENYALURAN SANTUNAN KEPADA WARGA KABUPATEN MALANG YANG KELUARGANYA MENJADI KORBAN TRAGEDI KANJURUHAN

KEPANJEN – Jumlah santunan yang diberikan bankjatim kepada 105 korban Kanjuruhan yang berada di wilayah Malang Raya mencapai Rp 525 juta. Mereka tersebar di wilayah Malang Raya, masing-masing Kabupaten Malang ada 70 keluarga ahli waris dengan jumlah santunan Rp 350 juta.

Kemudian di Kota Malang terdapat 34 ahli waris yang seluruhnya disiapkan Rp 170 juta dan Kota Batu ada 1 keluarga ahli waris menerima Rp 5 juta.

Penyerahan santunan keluarga korban peristiwa Kanjuruhan wilayah Kabupaten Malang kemarin dipusatkan di Pendapa Panji, Kepanjen. Ada sekitar 34 perwakilan keluarga yang mendapatkan bantuan dari total 70 korban meninggal dunia. Bantuan itu diserahkan langsung oleh Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman.

Busrul menyampaikan, bantuan yang disalurkan oleh bank milik Pemprov Jatim itu berupa uang tunai senilai Rp 5 juta untuk korban meninggal dunia. Sedangkan korban luka-luka masing-masing Rp 2,5 juta.

Photo
Photo
BERBELASUNGKAWA: Direktur Teknologi Informasi dan Operasi Bank Jatim, Tonny Prasetyo saat menyerahkan santunan uang tunai kepada keluarga korban. FOTO-FOTO: EDO & REZA FOR RADAR MALANG

“Bagaimanapun, Bank Jatim ini lahir dan tumbuh bersama masyarakat Jatim. Mana kala masyarakat Jatim berduka, kami wajib ikut empati dalam hal ini,” ujarnya. “Dalam tragedi Kanjuruhan ini, sudah pasti korban dari manapun, terutama masyarakat Jatim pasti akan kami bantu, apalagi tragedi kemanusiaan,” sambung dia.

Walaupun sebagai lembaga yang bergerak disektor keuangan, namun menurutnya, tidak harus melulu terpaku pada orientasi bisnis. Tetapi juga harus membangun value dalam bentuk sosial.

Bank Jatim sendiri merupakan mitra pemerintah yang sudah berdiri 61 tahun dan setiap tahunnya mengalami peningkatan dalam penyaluran bantuan. “Kami selalu berkolaborasi dengan stakeholder Pemprov Jatim, juga pemerintah daerah (pemda) sebagai bentuk komitmen dalam kegiatan sosial,” terangnya.

Dalam kesempatan sama, Pimpinan Bank Jatim Cabang Kepanjen Muhammad Anto Fachrudin menerangkan, pihaknya bersama Bupati Malang HM Sanusi dan Kepala Baznas Kabupaten Malang KH Khoirul Hafidz Fanani akan terus berkoordinasi dalam kegiatan kemanusiaan tersebut. Seperti yang telah dilakukan Senin (3/10), Bank Jatim Kepanjen menyerahkan bantuan uang tunai kepada sembilan keluarga korban di Kecamatan Pakisaji, Gondanglegi, Kepanjen dan Pagak. “Kami sangat prihatin atas tragedi Kanjuruhan. Karena itu, simpati kami wujudkan lewat santunan,” kata Anto.

Menurutnya, Bank Jatim harus terlibat karena merupakan banknya masyarakat Jatim, yang menjadi korban juga orang Jatim. "Kenapa ini diambil oleh manajemen pusat karena korbannya dari berbagai kabupaten kota di Jawa Timur. Ini memang respons dan kita berusaha tanggap, bukan reaktif tapi responsif,” tandasnya. (ren/nen) Editor : Mardi Sampurno
#Tragedi Kanjuruhan #bank jatim #Penyaluran Bantuan