Korban bernama Sudianto,49, terlihat dalam posisi telentang dengan tumpukan kertas bekas di bagian atasnya. Relawan Taruna Siaga Bencana (TAGANA) M. Mustofa mengatakan, korban diperkirakan sudah meninggal tiga hari yang lalu. “Jenazah korban langsung dievakuasi sekitar pukul 21.00, dibawa ke RSUD Kanjuruhan untuk divisum,” katanya.
Mustofa menyebut, awal mula penemuan mayat bermula dari kecurigaan warga yang mencium bau busuk dari dalam rumah pria paro baya itu. Saat warga melintas di dekat rumah korban, bau menyengat menguar.
Jumat malam, warga bernama Fatin melapor ke Ketua RT setempat karena diketahui korban tinggal sendirian di rumah tersebut. Baru pada hari Sabtu malam, warga mendobrak rumah tersebut. “Setelah pintu dibuka paksa, ternyata korban ditemukan tergeletak dengan posisi tertimbun kertas rongsokan,” kata dia.
Kabid Kedaruratan dan Logistik Sadono Irawan menyebut, sekira pukul 19.30 WIB pihaknya mendapat laporan dan mengidentifi kasi mayat tersebut. “Setelah diotopsi, jenazah korban dimakamkan di TPU Jalan Punten Kelurahan Kepanjen,” kata dia.
Korban diketahui tak memiliki istri dan tinggal sendirian di rumah tersebut. Ia bekerja sebagai tukang rongsokan kertas untuk menghidupi kebutuhan sehari-harinya. (nif/nay) Editor : Mardi Sampurno