Selain Kabupaten Malang, ada enam daerah lain yang juga mendapatkan penghargaan itu. Yakni Banyuwangi, Kediri, Blitar, Sidoarjo, Gresik, dan Sumenep. Asisten II Pemkab Malang Nurcahyo yang mewakili Bupati Malang M. Sanusi mengatakan, penghargaan itu merupakan buah dari perhatian bupati terhadap pembangunan sektor kelautan dan perikanan.
“Penghargaan ini membuktikan bahwa Pemkab Malang memiliki perhatian besar terhadap nelayan dan hasil tangkapannya di Malang Selatan,” ujarnya. Secara detail, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang Victor Sembiring menjelaskan, peran aktif bupati di sektor ini adalah dengan mengalokasikan anggaran cukup besar untuk membantu para nelayan. “Tahun ini, ada enam kelompok nelayan yang mendapatkan bantuan alat tangkap, mesin kapal, dan full box untuk menampung hasil tangkapan,” ucapnya.
Tidak hanya itu saja, bupati juga memberikan sertifi kat redistribusi tanah kepada para nelayan di Desa Tambakrejo. Totalnya ada 500 nelayan. “Dari sisi PAD atau pendapatan asli daerah, Kabupaten Malang juga mencatatkan Rp 5 miliar, naik dari tahun lalu yang mencapai Rp 4 miliar,” terangnya. Sementara itu, produksi ikan tangkapan juga mengalami kenaikan tinggi, yakni 17.000 ton. Sedangkan tahun sebelumnya 16.000 ton. “Prioritas tahun depan, kami fokus meningkatkan produksi ikan tangkapan untuk mendongkrak PAD,” tandasnya. (nen/lid) Editor : Mardi Sampurno