Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Bangga jika Mendapat Spesies Langka

Mardi Sampurno • Senin, 2 Januari 2023 | 01:16 WIB
MEMELIHARA REPTIL BISA MENJADI HOBI: Ular jenis reticulated python menjadi pilihan pertama nya bagi Putra Iman Jaya,
MEMELIHARA REPTIL BISA MENJADI HOBI: Ular jenis reticulated python menjadi pilihan pertama nya bagi Putra Iman Jaya,
Bagi pencinta hewan sekaligus karyawan swasta seperti Putra Iman Jaya, memelihara reptil bisa menjadi pilihan hobi. Pertama kali, dia menjatuhkan pilihannya pada ular jenis reticulated python. Perawatannya yang low maintenance membuat reptil aman jika ditinggal bepergian beberapa hari. Sebab, reptil memiliki metabolisme (proses pengolahan zat gizi makanan) rendah, sehingga tidak membutuhkan makan setiap hari.

Dengan begitu, Iman juga tidak harus membersihkan kandangnya setiap hari.”Low maintenance bukan berarti mudah ya. Setiap jenis mempunyai kebutuhan yang berbeda, baik dari suhu, kelembapan, jenis makanan, dan vitamin,” ujar laki-laki berusia 28 tahun itu. “Jika tidak tercapai, pasti ada masalah. Timbul stres, mogok makan, dan akhirnya timbul penyakit,” imbuhnya.

Menurutnya, beberapa spesies lokal mungkin tidak terlalu membutuhkan usaha lebih untuk manipulasi suhu dan lain-lain. Namun, untuk reptil nonlokal sering kali butuh pemanas untuk membantu mencerna makanan. Kontra dengan keluarga bukan menjadi halangan bagi Iman untuk memelihara reptil.

“Semakin lama, keluarga makin tahu tentang reptil dan akhirnya diizinkan,” ucapnya. Namun, tentu dengan batasan-batasan yang diberikan. Misalnya, reptil yang aman, tidak dilindungi, dan selalu memastikan reptil itu tidak terlepas dari kandangnya. Mulai memelihara sejak awal 2014, koleksinya kini mencapai sekitar 30 jenis reptil. Mulai dari ular, kadal, hingga biawak. Bahkan, alumnus Universitas Merdeka Malang itu juga pernah memiliki reptil langka yang jarang dipelihara orang, tetapi masih diizinkan untuk dipelihara.

Di antaranya beberapa jenis biawak, seperti spesies varanus obor calico, varanus caerulivirens, dan varanus salvadorii (biawak Papua). Ada juga beberapa jenis kadal dari Eropa seperti timon lepidus melanistic. Selain itu, dia juga memiliki beberapa jenis ular langka. Mulai dari mexican black kingsnake, t. laticinctus, sampai beberapa morph (variasi genetik pada luar tubuh) dari retic seperti marble, dan harlequin phantom.

Biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh reptil itu juga tidak sedikit. ”Belasan juta rupiah untuk dapat reticharlequin phantom yang saat itu (2020) hanya beberapa ekor di dunia,” ungkapnya. Sementara itu, koleksinya yang paling berkesan yakni biawak yang telah dia pelihara selama delapan tahun. Merawat setiap binatang tentu ada tantangan masing-masing, termasuk reptil. Bagi Iman yang berdomisili di Kota Batu dengan suhu dingin, dia memerlukan usaha lebih besar untuk menyesuaikan suhu.

“Untuk reptil yang berdarah dingin dan butuh panas untuk mencerna makanan, saya harus memanipulasi suhu dengan pemanas,” ungkap dia. Selain itu, reptil termasuk binatang yang mampu menyembunyikan kondisi kesehatannya. Sekali muncul gejala klinis, kondisinya sudah parah. Jadi, sebisa mungkin Iman memperhatikan kebiasaan peliharaannya agar mengetahui jika ada yang salah dengan kondisinya. ”Waktu awal-awal, peliharaan saya pernah mati akibat salah penanganan, cukup nyesek. Karena dokter hewan yang paham reptil cukup jarang di Malang, dan pengetahuan dari media sosial kadang juga tidak sepenuhnya betul,” ungkapnya dengan raut sedih. (kr4/fat) Editor : Mardi Sampurno
#karyawan swast #ular jenis reticulated python #Putra Iman Jaya #memelihara reptil #pencinta hewan #bisa menjadi pilihan hobi