Mayoritas mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah. Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Malang H. Sahid yang membacakan sambutan tertulis Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyatakan, Kemenag merupakan instansi pemerintah yang mempunyai peran penting dalam mewujudkan kehidupan beragama yang toleran dan ramah bagi semua. “Kerukunan itu merupakan modal untuk membangun bangsa. Oleh karena itu, kita cerminkan kemajemukan masyarakat Indonesia dengan cara berpakaian adat,” ujarnya.
Sahid juga menyampaikan harapan agar Kementerian Agama ke depan mampu terus berinovasi dan bekerja keras memberikan pelayanan terbaiknya. “Sejatinya, kerukunan adalah prasyarat pembangunan nasional. Pembangunan membutuhkan stabilitas, dan stabilitas dapat terwujud bila antar masyarakat rukun dan damai,” sambungnya. Dalam upacara tersebut juga diberikan penghargaan Satya Lencana Karya Satya kepada 32 Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Kemenag Kabupaten Malang.
Penghargaan tersebut diberikan kepada ASN sebagai dedikasi atas pelaksanaan tugasnya yang telah menunjukkan kesetiaan, pengabdian, kecakapan, kejujuran dan kedisiplinan serta telah bekerja secara terus menerus sekurang-kurangnya 10 tahun, 20 tahun hingga 30 tahun. Selain itu juga dilakukan penyerahan Sertifikat Produk Halal ke beberapa pelaku UMKM di wilayah Turen.
Sementara itu, Kepala MTsN 2 Malang Drs H Sama’i MAg bersyukur ditunjuk sebagai tuan rumah peringatan HAB ke-77 Kemenag Kabupaten Malang. “Melalui peringatan HAB ke-77, mari kita jadikan momentum untuk meningkatkan soliditas organisasi, kita harus berada satu barisan yang kuat, kokoh untuk Kementerian Agama yang lebih baik dalam melayani,” ungkapnya. (ren/nay) Editor : Mardi Sampurno