Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Baznas Kabupaten Targetkan Bedah 500 Rumah Duafa

Mardi Sampurno • Sabtu, 21 Januari 2023 | 01:26 WIB
PERSIAPKAN PROGRAM: Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Malang kembali memasang target 500 rumah tak layak huni (RTLH) yang menjadi sasaran untuk dibedah. Ilustrasi Bedah Rumah By Radar Malang.
PERSIAPKAN PROGRAM: Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Malang kembali memasang target 500 rumah tak layak huni (RTLH) yang menjadi sasaran untuk dibedah. Ilustrasi Bedah Rumah By Radar Malang.
KEPANJEN – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Malang sudah mempersiapkan program 2023. Bedah rumah masih menjadi program andalan untuk membantu kaum duafa. Tahun ini, Baznas kembali memasang target 500 rumah tak layak huni (RTLH) yang menjadi sasaran untuk dibedah. “Untuk penganggaran program, kami menargetkan bisa mengumpulkan Rp 10 miliar. Ini agar program tahun 2023 bisa terlaksana,” ujar Kepala Baznas Kabupaten Malang KH Khoirul Hafidz Fanani.

Menurutnya, program Baznas bertujuan menyasar mereka yang terlewatkan program pemerintah. Warga duafa yang tidak tercakup bantuan rutin juga jadi sasaran. Namun Hafidz menegaskan bahwa Baznas tidak sembarangan menyalurkan bantuan. Tim lapangan Baznas sudah melakukan verifikasi dan survei terlebih dahulu. Sehingga, penerima bantuan Baznas adalah mereka yang benar-benar kurang beruntung. ”Untuk tahun ini kami targetkan bisa merehab 500 unit rumah warga duafa yang tidak ter-cover program bantuan pemerintah.

Maka, perlu ada survei dan penetapan data dulu dari tim lapangan dan desa,” terangnya. Pihaknya juga membuat program bantuan kapal kecil bagi nelayan. Dia menjelaskan, tahun 2022, Baznas melayani nelayan miskin di sejumlah kawasan. Sekitar 30 kapal kecil diserahkan sebagai alat bagi nelayan untuk mencari ikan. Tahun ini, Hafidz sudah mempunyai target sasaran bantuan. Yakni, nelayan air tawar di daerah Desa Jatiguwi Kecamatan Sumberpucung.

“Kapalnya kecil-kecil dan untuk nelayan air tawar. Kami pastikan memang butuh dan dari kelompok nelayan yang kurang mampu,” tambah Hafidz. Selain itu, Baznas mempersiapkan program untuk pembayaran BPJS bagi duafa hingga beasiswa anak tidak mampu. Baznas menyiapkan program beasiswa hingga sarjana dengan lokasi sekolah kampus di Kabupaten Malang. (fin/nay) Editor : Mardi Sampurno
#bedah rumah #rumah tak layak huni (RTLH) #Kabupaten Malang #radar malang #baznas kabupaten malang