Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Bocah 8 Tahun Hilang Terbawa Arus Deras Got

Mardi Sampurno • Kamis, 26 Januari 2023 | 15:30 WIB
MENGHILANG: Polisi mengamati aliran sungai yang terhubung dengan got tempat menghilangnya Nafisatul Ula di Jalan Wisnuwardhana, Singosari, kemarin (25/1). Photo By Radar Malang
MENGHILANG: Polisi mengamati aliran sungai yang terhubung dengan got tempat menghilangnya Nafisatul Ula di Jalan Wisnuwardhana, Singosari, kemarin (25/1). Photo By Radar Malang
KABUPATEN – Hujan deras yang mengguyur wilayah Malang kemarin ”memakan korban”. Bocah berusia 8 tahun terseret arus air yang menutup badan Jalan Wisnuwardhana, Kecamatan Singosari, kemudian masuk ke dalam got yang terhubung dengan sungai. Hingga tadi malam, pencarian terus dilakukan oleh 30 personel gabungan dari perangkat desa, Polsek Singosari, hingga Basarnas.

Data yang diterima Jawa Pos Radar Malang, korban bernama Nafisatul Ula, asal Desa Lowoksari, Kecamatan Karangploso. Putri pasangan Abu Sofyan Asyauri dan Siti Maysaroh itu tercatat sebagai siswi kelas 2 SD di Al Uswah, Candirenggo, Singosari. Kapolsek Singosari Kompol Ahmad Robial menceritakan, hujan deras kemarin sore memang memicu terjadinya genangan air di Jalan Wisnuwardhana. Badan jalan dipenuhi air dengan arus yang lumayan deras. Got besar yang ada di tepi jalan itu juga hampir penuh dengan air.

Pada saat itu, Siti Maysaroh yang sedang mengendarai motor bersama Nafisatul Ula berusaha menerobos genangan air. Namun motornya malah mogok. Akhirnya Siti Maysaroh turun dan menuntun motornya melewati genangan air. ”Waktu kejadiannya sekitar pukul 15.30,” kata Robial. Sebenarnya, Siti Maysaroh tetap meminta anaknya berada di atas motor. Sebab debit air yang menggenangi jalanan cukup tinggi. Namun tanpa dia sadari, Nafisatul Ula turun dari motor dan ikut berjalan menembus genangan air yang ada arusnya. Bocah itu pun tak kuat menahan arus air hingga terbawa masuk ke dalam got.

”Ibu korban tidak mengetahui kejadian itu. Kemudian ada saksi mata yang berteriak memberi tahu bahwa anaknya sudah tidak ada di atas motor,” papar Robial. Siti Maysaroh pun panik. Setelah memarkir motor, dia berusaha mencari anaknya dibantu beberapa warga. Pada saat yang sama ada warga yang melaporkan kejadian itu ke Polsek Singosari. ”Petugas kami bersama tim gabungan sudah menyisir got tempat TKP awal hingga Kali Kembang. Tapi hasilnya masih nihil. Kedalaman got sekitar 1,3 meter dan hampir penuh dengan air,” terang Robial tadi malam. (nif/fat) Editor : Mardi Sampurno
#orang hilang #polsek singosari #Kabupaten Malang #radar malang