Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pangkas Jarak 30 Kilometer, Perahu Karangkates Jadi Andalan Warga Malang

Ahmad Yani • Minggu, 30 April 2023 | 18:00 WIB
LEBIH CEPAT: Sejumlah penumpang beserta sepeda motornya menumpang perahu penyeberangan di Bendungan Karangkates. (Haikal/Radar Malang)
LEBIH CEPAT: Sejumlah penumpang beserta sepeda motornya menumpang perahu penyeberangan di Bendungan Karangkates. (Haikal/Radar Malang)
PAGAK – Padatnya arus lalu lintas kendaraan selama libur Lebaran membuat jalur alternatif banyak dipilih warga. Tak hanya jalan tikus, warga juga memanfaatkan perahu penyeberangan agar bisa sampai ke tujuan. Salah satunya perahu penyeberangan di Bendungan Karangkates yang bisa memangkas jarak sekitar 30 kilometer.

Perahu penyeberangan tersebut menghubungkan wilayah Kecamatan Sumberpucung dan Pagak. Sukono, salah seorang pedagang asal Pagak mengaku sangat mengandalkan perahu penyeberangan yang sudah ada sejak puluhan tahun lalu itu. "Lumayan, bisa ngirit bensin dan jarak tempuh. Sebelum tahu ada perahu penyeberangan ini, tiap kulakan bisa sampai 3 jam untuk pulang dan pergi," ujarnya.
Sementara dengan memanfaatkan perahu penyeberangan, jarak tempuhnya hanya kurang dari 7 menit. Lokasi titik penyeberangan di pelosok Dusun Kecopokan, Desa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung boleh jadi membuat angkutan alternatif itu hanya dimanfaatkan warga sekitar. "Jarang saya lihat ada orang jauh yang numpang, biasanya ya orang-orang desa sekitar Karangkates saja," katanya Suyanto,33, salah satu penumpang warga setempat.

Namun ada saja warga yang sengaja datang hanya untuk merasakan sensasi naik perahu penyeberangan. Contohnya Abdul Aziz,61, yang mengajak keluarganya dari Pasuruan yang ingin merasakan sensasi naik perahu menyeberangi Karangkates. "Nurutin cucu, pingin naik sampan, kebetulan saudara ada yang asli Kecopokan, jadi ya kita ramai-ramai ke sini," terangnya.

Sahid (45) salah seorang pengemudi sampan penyeberangan menerangkan, untuk tarif sekali menyeberang terbilang murah meriah. "Untuk tarifnya, per orang Rp 2.000 dan satu motor Rp 2.000, kebanyakan yang naik ya pedagang, rata-rata mereka penjual di Pasar Pagak dan Pasar Sumberpucung dan Ngebruk," jelasnya. Sahid menyebut, perahu penyeberangan tersebut melaju dengan titik pemberhentian di Dusun Dadapan, Desa Tlogorejo, Kecamatan Pagak.(rb3/nay)
Editor : Ahmad Yani
#bendungan karangkates #jalur alternatif #mudik lebaran #Perahu penyeberangan #Kabupaten Malang