Sejak Lebaran Idul Fitri Fluktuatif, Harga Telur di Malang Masih Tinggi

Ahmad Yani • Dipublikasikan Selasa, 4 Juli 2023 | 18:00 WIB

 

BERTAHAN TINGGI: Salah seorang pedagang mengambil telur langsung dari kandang peternak di Kecamatan Wagir sebelum dijual ke pasar, kemarin (3/7). (Darmono/Radar Malang)   
BERTAHAN TINGGI: Salah seorang pedagang mengambil telur langsung dari kandang peternak di Kecamatan Wagir sebelum dijual ke pasar, kemarin (3/7). (Darmono/Radar Malang)  

WAGIR - Harga telur masih enggan turun. Sejak libur Idul Fitri beberapa waktu lalu, harga telur Rp 27.000 per keliogram. Saat ini, harganya masih bertahan di angka Rp 29.000 hingga 30.000 per kilogram.

 

 Agung Wijaya, 35, salah seorang pedagang di Pasar Wagir mengaku mengambil telur langsung ke kandang peternak di Kecamatan Wagir dengan harga Rp 27.500 per kilogram. "Kemudian, saya jual ke pedagang pasar seharga Rp 28.000 per kilogram," ujarnya, kemarin (3/7). Praktis untuk setiap kilogram telur dia hanya mengambil keuntungan Rp 500.

 

Setiap hari, dia mengambil 150 kilogram telur yang dikemas dalam peti. Dia pun tidak menjual semua telur yang dibeli ke pasar. "Dijual ke pasar itu kalau pagi. Kalau sore ke pedagang rumahan atau toko kelontong. Harganya sama," kata Agung.

 

Sementara itu, Endang Sumiati, salah satu pedagang telur di Pasar Kepanjen mengungkapkan, harga telur memang bisa berubah setiap hari. Meskipun, perbedaan harganya tidak terlalu tinggi. "Kalau kemarin Rp 29.000 per kilogram. Sekarang sudah Rp 30.000. Memang setiap hari harganya naik-turun," kata dia.

 

Untuk mengatasi harga telur yang masih fluktuatif, Pemkab Malang melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) rutin menggelar pasar murah. "Kami selalu mengadakan Pasar Smart Disperindag setiap kegiatan Subuh Keliling (Suling)," ujar Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disperindag Kabupaten Malang Irina Widiyanti. Kegiatan tersebut digelar setiap Jumat.

 

Menurutnya, kegiatan tersebut sangat efektif untuk membantu masyarakat agar dapat membeli bahan pokok dengan harga lebih murah, utamanya telur. "Harga telur, kami menyesuaikan dari peternak. Beberapa waktu lalu mencapai Rp 27.000," pungkasnya. (yun/nay)

Editor : Ahmad Yani
harga telur Kabupaten Malang