KABUPATEN – Jalur Gondanglegi-Balekambang yang selama ini rusak, sebentar lagi akan mulus. Jika tidak ada aral, November depan mulai dikerjakan.
Proyek perbaikan jalan nasional tersebut sudah masuk proses lelang. ”SPK (Surat Perintah Kerja) sudah proses. Kira-kira pelaksanaan perbaikan akan dimulai November tahun ini,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Wahyu Hidayat, kemarin.
Perbaikan jalan sepanjang 33 kilometer tersebut dibagi menjadi tiga segmen. Yakni Balekambang-Srigonco, Srigonco-Pagelaran, dan Pagelaran-Gondanglegi. ”Pembebasan lahan untuk Pagelaran-Gondanglegi sudah dimulai. Perkiraan, Oktober sudah selesai,” imbuh pejabat eselon II A Pemkab Malang itu.
Sedangkan untuk ruas Balekambang-Pagelaran, dia mengatakan, pembebasan lahannya sudah selesai sejak pertengahan 2023 ini. ”Tinggal satu permasalahan yang belum tuntas. Yakni pemindahan jaringan telepon dan listrik dari PLN," kata Wahyu.
Pembebasan lahan yang menjadi tanggung jawab Pemkab Malang yakni 16 kilometer. Tahun lalu, Wahyu mengatakan, Pemkab Malang membebaskan lahan sepanjang sekitar 10 kilometer. Titik jalan yang dibebaskan yakni Balekambang-Srigonco atau segmen satu.
Begitu pula lahan sepanjang 6 kilometer di segmen dua, yakni Srigonco-Pagelaran. Sedangkan sisanya atau segmen tiga, yakni Pagelaran-Gondanglegi dengan panjang 17 kilometer akan diselesaikan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR).
Terpisah, Bupati Malang M. Sanusi menambahkan, perbaikan jalan tersebut digarap Kemen PUPR. Biayanya menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023. ”Dari pemerintah pusat, kami menerima Rp 470 miliar. Harapannya tahun ini sudah selesai,” kata orang nomor satu di Pemkab Malang itu.
Selain perbaikan perkerasan, Sanusi melanjutkan, juga terdapat pelebaran jalan. Sehingga ruas jalan tersebut akan dilebarkan dari yang awalnya 10 meter menjadi maksimal 20 meter. Untuk itu, sebelum pelaksanaan fisik jalan, diperlukan adanya pembebasan lahan.
Sedangkan Direktur Utama Perumda Jasa Yasa R. Djoni Sudjatmoko memaparkan, perbaikan jalan Gendanglegi-Balekambang sudah ditunggu-tunggu wisatawan. ”Kami memang masih menunggu perbaikan akses jalan menuju pantai. Saya dengar dari pemkab akan segera diperbaiki,” kata Djoni.
Sebab, dia mengatakan, rusaknya jalan tersebut menjadi salah satu faktor menurunnya jumlah wisatawan hingga 40 persen. Sehingga dengan diperbaikinya akses utama menuju Pantai Balekambang itu, dia mengharapkan bisa meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. "Kami berharap peningkatan bisa signifikan. Sehingga PAD (Pendapatan Asli Daerah) yang kami setorkan juga meningkat," pungkasnya. (yun/dan).
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana