KEPANJEN – Jelang akhir tahun, sejumlah proyek perbaikan dan pelebaran jalan di wilayah Malang selatan segera dikebut.
Selain ruas Gondanglegi-Balekambang yang akan digarap bulan November, Jalan Karangkates-Modangan juga sudah ada titik terang.
Proyek dengan anggaran jumbo dari Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN) itu dipastikan membuat akses ke arah pesisir Malang selatan semakin mulus.
"Saya baru saja mendapat laporan kalau hari ini, rencana perbaikan Karangkates-Modangan sudah dimulai," ujar Bupati Malang H M. Sanusi, kemarin (6/9).
Sebelumnya, Pemkab Malang telah mengajukan bantuan perbaikan jalan tersebut ke pemerintah pusat.
Sehingga, instruksi presiden (inpres) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) diturunkan sesuai pengajuan tersebut.
Dari data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kemen PUPR, diketahui proyek peningkatan kualitas Jalan Karangkates-Modangan yang memiliki panjang sekitar 25,56 kilometer dilakukan dengan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) Rp 47,53 miliar.
Lelang tersebut dimenangkan PT Serayu Putra Persada dengan harga penawaran Rp 37,29 miliar.
Untuk memudahkan penandaan, ruas Jalan Karangkates-Modangan dibagi menjadi tiga segmen.
Yakni segmen pertama Jalan Karangkates-Kalipare, segmen kedua Jalan Kalipare-Donomulyo, dan segemen ketiga Jalan Donomulyo menuju Pantai Modangan.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Wahyu Hidayat menambahkan, perbaikan jalan dari Karangkates menuju Pantai Modangan tidak dilaksanakan secara bersamaan.
"Yang akan dikerjakan dulu itu Jalan Kalipare-Modangan. Kalau Jalan Karangkates-Kalipare masih kami ajukan. Pengajuannya sudah masuk ke Kemen PUPR," ucapnya.
Untuk ruas jalan tersebut, pihaknya mengajukan sekitar Rp 45 miliar.
Sebab, di Jalan Karangkates-Kalipare juga terdapat kerusakan akibat longsor yang memerlukan penanganan yang berbeda.
"Area masuk hutan juga harus memerlukan persiapan secara administrasi," kata dia.
Meski begitu, saat ini, survei di bagian ruas jalan tersebut sudah dilaksanakan.
Sebagai informasi, Jalan Karangkates-Modangan memiliki kerusakan sekitar 30 persen.
Kerusakan tersebut kebanyakan berupa aspal yang mengelupas.
Sehingga, peningkatan jalan tersebut hanya berupa pengaspalan.
Sementara itu, untuk perbaikan dan pelebaran Jalan Gondanglegi-Balekambang hingga kini masih dalam proses lelang.
"SPK (Surat Perintah Kerja) sudah diproses. Kira-kira, pelaksanaan perbaikan juga akan dimulai bulan November ini," kata Wahyu.
Perbaikan jalan sepanjang 33 kilometer tersebut akan menggunakan anggaran dari APBN 2023 sekitar Rp 470 miliar.
Selain perbaikan perkerasan, juga terdapat pelebaran jalan.
Ruas jalan tersebut akan dilebarkan dari yang awalnya 10 meter menjadi maksimal 20 meter.
Untuk itu, sebelum pelaksanaan fisik jalan, diperlukan adanya pembebasan lahan.
"Pembebasan lahan untuk wilayah Pagelaran-Gondanglegi sudah dimulai, perkiraan, bulan Oktober sudah selesai," imbuhnya.
Sedangkan, untuk ruas Balekambang-Pagelaran, pembebasan lahannya sudah selesai dari pertengahan tahun ini.
"Tinggal satu permasalahan yang belum tuntas. Yakni pemindahan jaringan telepon dan listrik dari PLN," kata Wahyu.
Pengerjaan jalan tersebut memang dibagi menjadi tiga segmen.
Yakni Balekambang-Srigonco, Srigonco-Pagelaran, dan Pagelaran-Gondanglegi.(yun/nay)
Editor : Ahmad Yani