Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kurang Pasokan Air, Produksi Jagung di Pagedangan Turen Malang Turun

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Selasa, 24 Oktober 2023 | 19:00 WIB
PANEN LAGI: Gabungan kelompok tani Gemah Ripah 3, Dusun Wonokasian Desa Pagedangan Kecamatan Turen, memanen jagung benih kemarin (23/10).
PANEN LAGI: Gabungan kelompok tani Gemah Ripah 3, Dusun Wonokasian Desa Pagedangan Kecamatan Turen, memanen jagung benih kemarin (23/10).

TUREN – Produksi jagung di Dusun Wonokasian Desa Pagedangan Kecamatan Turen mengalami penurunan.

Hal itu terlihat dari hasil panen jagung benih kemarin (23/10).

Dari lahan seluas setengah hektare hanya menghasilkan sekitar 2,8 ton.

Sementara, pada panen pertama awal 2023 lalu, petani mendapatkan hasil 3,4 ton.

“Penyebab penurunan panen kemungkinan karena adanya kekurangan air. Ini tidak hanya soal kemarau, tetapi juga suplai air dari sungai irigasi sekitar ladang,” kata Miftachul Huda, petani milenial dari Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Gemah Ripah III.

Huda menerangkan, panen kali ini merupakan hasil tanam bulan Juli lalu.

Setelah menunggu sekitar 115 sampai 120 hari, petani bisa memanen jagungnya.

Hanya saja, karena kekurangan air membuat hasil panen kedua menjadi turun.

“Soalnya air irigasi ini tidak kami saja yang pakai. Dari desa sebelah juga ada sudetan-sudetan. Sehingga, debit air yang masuk ke lahan sudah tidak besar lagi,” jelas alumnus SMAN 1 Turen angkatan 2007 tersebut.

Meskipun jagung tergolong tanaman minim air, Huda menyebut suplai air ke ladang tetap harus dijaga.

Untuk mengatasi kekurangan air, pihaknya telah menerima bantuan pembuatan satu sumur dari Dinas Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Malang.

Namun, Tauchid Effendi, anggota Gapoktan Gemah Ripah 3 menganggap air dari satu sumur saja belum cukup untuk memastikan ketersediaan air secara independen.

Dari hitungannya, minimal perlu ada tambahan 3 sumur lagi.

“Tetapi, kalau mau ideal, sebenarnya harus 6 sumur. Maka, kami sekarang sedang upaya membangun komunikasi dengan perusahaan tempat kami menyuplai jagung benih ini,” ujar Pendik, sapaannya.

Harapannya, perusahaan agrikultur Syngenta yang sudah 10 tahun bermitra dengan Gapoktan Gemah Ripah 3, bisa mengirim CSR untuk pembuatan sumur. (fin/nay)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#jagung #pagedangan #malang