Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Bisa Capai 1 Kilogram, Kentang Ngadas Jadi Komoditas Unggulan Malang

Ahmad Yani • Kamis, 23 November 2023 | 18:00 WIB
SENTRA KENTANG: Areal pertanian di kawasan Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo yang banyak ditanami kentang. (Darmono/Radar Malang)   
SENTRA KENTANG: Areal pertanian di kawasan Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo yang banyak ditanami kentang. (Darmono/Radar Malang)  

PONCOKUSUMO – Kondisi topografi yang beragam membuat lahan di Kabupaten Malang bisa ditanami berbagai komoditas pertanian dan perkebunan. Tak terkecuali kentang yang banyak dihasilkan dari wilayah Kecamatan Pocokusmo.

 

Kentang diketahui cocok ditanam di dataran tinggi, berkisar antara 900-2.500 meter di atas permukaan laut (mdpl). Camat Poncokusumo Didik Agus Mulyono mengatakan, kentang sudah menjadi salah satu prioritas pengembangan. “Bahkan, kentang di Desa Ngadas itu sudah menjadi ciri khas kami,” ujarnya kemarin (22/11).

 

Kentang-kentang tersebut biasanya dipasarkan di tingkat lokal. Mereka sudah memiliki pasar tetap, yakni pedagang lokal dari Desa Ngadas. “Ada juga beberapa pedagang dari luar Desa Ngadas yang mengambil,” kata Didik. Biasanya pedagang tersebut dari lingkup Malang Raya.

 

Selain itu, untuk meningkatkan nilai tambah produk, kentang-kentang dari Desa Ngadas tidak dijual mentah. Melainkan terdapat olahan kentang yang dipasarkan. Seperti kentang goreng maupun keripik kentang. “Termasuk disajikan di beberapa restoran, salah satunya kafe di Bromo Hill Side,” lanjutnya. Bromo Hill Side tersebut yakni salah satu tempat wisata yang akhir-akhir ini memang ramai dikunjungi, utamanya oleh wisatawan yang akan menuju ke Gunung Bromo.

 

Sayangnya, menurut Didik, petani kentang di Desa Ngadas belum mampu memperoleh bibit secara mandiri. Selama ini, mereka masih mendapat pasokan dari kabupaten lain. Namun, dia tidak menghafal kabupaten tersebut. “Yang jelas, kami berharap, pada 2024 nanti, kami bisa mandiri dalam penyediaan bibit yang bagus,” ucapnya. Sebab, produksi kentang di Ngadas pun terbilang bagus. Jika biasanya kentang memiliki berat sekitar 300-500 gram per biji, kentang di Ngadas bisa memiliki berat 1 kilogram per bijinya. (yun/nay)

Editor : Ahmad Yani
#Kabupaten Malang #komoditas andalan #Kentang