Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Diwarnai Cuaca Buruk, Tangkapan Ikan di Kabupaten Malang Masih Capai 22.905 Ton

Ahmad Yani • Selasa, 2 Januari 2024 | 18:00 WIB
PENUH IKAN: Nelayan Sendangbiru menyandarkan perahu usai melaut di dermaga Tempat Pelelangan Ikan(T PI) Pondok Dadap, Kecamatan Sumber Manjing Wetan. (Indah Mei Yunita/Radar Malang)
PENUH IKAN: Nelayan Sendangbiru menyandarkan perahu usai melaut di dermaga Tempat Pelelangan Ikan(T PI) Pondok Dadap, Kecamatan Sumber Manjing Wetan. (Indah Mei Yunita/Radar Malang)

KEPANJEN – Meski diwarnai cuaca ekstrem pada pertengahan 2023, namun hasil tangkapan ikan nelayan Kabupaten Malang melampaui target. Dinas Perikanan Kabupaten Malang memprediksi tangkapan ikan sebanyak 17.500 ton. Hingga akhir Desember 2023 lalu, hasil tangkapan ikan menembus angka 22.905 ton.

 

Jumlah tersebut juga meningkat dibandingkan tahun 2022 lalu yang hanya 17.038 ton. ”Tahun ini memang terjadi cuaca ekstrem hingga musim ikan tidak mencapai puncak,” ujar Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang Victor Sembiring. Sebab, armada kapal yang digunakan nelayan, baik lokal maupun andon masih berkapasitas 30 gross ton. Dengan armada tersebut, aktivitas melaut nelayan masih sangat dipengaruhi alam. Sehingga, saat cuaca buruk, kemampuan menangkap ikan menjadi terbatas.

 

“Namun, setiap bulan, ikan tetap berhasil tertangkap. Utamanya, pada tiga bulan terakhir 2023,” lanjutnya. Dia juga menyebutkan, terdapat lima tangkapan ikan terbanyak. Yakni cakalang yang mencapai 5.691 ton. Kemudian, ikan layang yang mencapai 3.233 ton, ikan baby tuna yang mencapai 3.114 ton, ikan tongkol mencapai 2.739 ton, dan ikan bawal mencapai 1.025 ton.

 

Dengan produksi perikanan tangkap yang semakin meningkat, Dinas Perikanan Kabupaten Malang optimistis dapat meningkatkan produksi pada 2024 mendatang. “Kami menargetkan tahun 2024 ada peningkatan 3 persen dari target 2023. Yakni mencapai 23.500 ton,” kata Victor. Pejabat eselon II B Pemkab Malang itu bahkan memprediksi sekitar 4.000 nelayan perikanan tangkap di Kabupaten Malang mampu menangkap lebih dari jumlah tersebut jika tidak terkendala cuaca.

 

Untuk mencapai target tersebut, Dinas Perikanan Kabupaten Malang akan terus mendorong produktivitas nelayan dengan memberikan hibah peningkatan sarana dan prasarana tangkap nelayan, meliputi kapal, alat tangkap, dan alat bantu tangkap. “Kami juga memfasilitasi permodalan bagi nelayan melalui KUR (Kredit Usaha Rakyat) atau kredit perbankan lain,” ucapnya. Selanjutnya, pihaknya juga memfasilitasi pemasaran hasil tangkapan nelayan dengan para pedagang dan Unit Pengolah Ikan (UPI).

 

Selain itu, dia juga memfasilitasi perizinan penangkapan ikan baik nelayan lokal maupun andon. Victor pun menjelaskan, jika sedang musim ikan, di salah satu pantai yakni Pantai Sendangbiru akan terdapat ribuan nelayan dengan 250 kapal andon dan sekitar 400 kapal lokal. “Kami siap mendampingi nelayan dalam mengatasi permasalahan seputar penangkapan ikan,” pungkasnya. (yun/nay)

Editor : Ahmad Yani
#panen ikan #ikan laut #Kabupaten Malang