Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Petani Kentang Desa Ngadas Kabupaten Malang Harus Inovatif

Mahmudan • Minggu, 14 April 2024 | 03:00 WIB

 

Kentang Ngadas, -Darmono (6)
Kentang Ngadas, -Darmono (6)

KABUPATEN MALANG - Ngadas menjadi desa dengan produksi kentang paling besar se-Kabupaten Malang.

Lahan yang ditanami kentang mencapai 385 hektare.

Jika satu hektare lahan menghasilkan sekitar 6.000 ton kentang, makan total produksinya menembus 2,3 juta ton per tahun.

Dari 385 hektare lahan kentang tersebut, 180 hektare berada di Dusun Jarak Ijo.

Sedangkan selebihnya 205 hektare berada dusun lain area Desa Ngadas.

”Sementara jumlah petani kentang ada 391 orang,” ujar Koordinator Penyuluh Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Poncokusumo Wahyu Lis Setyaningsih SP kemarin.

Untuk diketahui, kentang memiliki masa tanam sekitar empat bulan.

Pola tanam para petani juga bervariasi.

Ada yang kentang tiga kali, kemudian di sela tanaman lain, ada pula yang menggunakan sistem lainnya.

“Ada yang tanam kentang, lalu kubis, kemudian kentang lagi. Ada juga yang tanam kentang, daun bawang prei, dan kentang lagi,” tuturnya.

Dalam satu hektare, produktivitas kentang di Ngadas, Poncokusumo berkisar 6 ton sekali panen.

Dengan kata lain, dalam setahun bisa memproduksi 6.000-an ton kentang.

Ke depan, produktivitas tersebut bisa terus mengalami peningkatan.

Sebab, para petani kentang di Ngadas sudah menerima pembaruan bibit kentang.

”Sehingga produktivitas diharapkan mengalami peningkatan signifikan,” kata dia.

Selain menggenjot produksi, pengembangan pascapanen juga harus diperhatikan.

Misalnya, pemasaran setelah panen.

“Beberapa waktu lalu kami mau bekerja sama dengan mitra,” kata Setyaningsih.

Rencana tak tersebut belum terealisasi lantaran jenis kentang yang diminta tidak sesuai.

Karena itu, petani diminta terus berinovasi dalam mengolah produk turunan kentang.

Misalnya membuat keripik maupun kentang goreng yang digunakan untuk pelengkap makanan. (iza/dan)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#ngadas #poncokusumo malang #petani kentang