KABUPATEN MALANG - Pemkab Malang berupaya meningkatkan produktivitas kentang Ngadas, Kecamatan Poncokusumo.
Salah satunya, menggandeng lembaga lain agar memberikan hibah varietas bibit unggul untuk petani kentang di Poncokusumo.
Setelah sukses menggenjot produksi melalui varietas G3, petani kembali mendapatkan hibah bibit kentang varietas G2 granula.
Hibah bibit melalui program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) itu sudah ditanam sejak 19 Februari lalu.
Bibit tersebut sudah ditanam di lahan 3 hektare, Dusun Jarak Ijo, Desa Ngadas
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Malang Avicenna Sani Putera mengungkapkan, pemberian hibah bibit kentang merupakan kolaborasi dengan Polbangtan Malang.
”Anggaran pengadaan bibit mencapai Rp 150 juta,” terang Avicenna kemarin.
Hibah bibit digencarkan karena selama ini bibit kentang di Poncokusumo produktivitasnya rendah.
”Kentang yang ada sudah dikembangkan, hasilnya tidak bagus,” kata dia.
Untuk satu hektare lahan, dia melanjutkan, hasil produksinya hanya 6 ton.
Sementara setelah menggunakan bibit varietas G3, hasilnya menjadi 30-40 ton per hektare.
Sehingga kemungkinan hasilnya bisa lebih bagus menggunakan bibit hibah kali ini.
Meski optimistis hasil produktivitas meningkat, namun pihaknya tidak terburu-buru menyasar konsumen.
”Fokus untuk produksi dulu. Setelah sukses, baru nanti dipasarkan,” terangnya.
Seiring meningkatnya produksi kentang, dia mengatakan, hasilnya diyakini akan membuat kesejahteraan petani meningkat.
Sehingga profesi petani mampu menarik minat para pemuda untuk bertani.
”Regenerasi petani kentang juga bisa berlanjut,” kata pejabat eselon II B Pemkab Malang itu.(iza/dan)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana