KABUPATEN – Akses menuju pantai Malang selatan dari berbagai rute terus dipoles, sehingga diharapkan bisa mulus untuk mengakomodasi wisatawan.
Setelah Jalan Wonokerto-Balekambang mendapat kucuran Rp 175 miliar, kini Pemkab Malang mengusulkan perbaikan Jalan Kepanjen-Pagak arah pantai Malang selatan.
Diperkirakan akan menghabiskan biaya Rp 49 miliar.
Kebutuhan biaya tersebut sudah diusulkan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Jika disetujui, perbaikan tidak sekadar perkerasan, tapi juga akan dilebarkan.
Saat ini, jalan sepanjang 11 kilometer itu memiliki ruas selebar 6 meter.
Nanti akan dilebarkan menjadi 7-8 meter.
“Pelebaran jalan juga akan dilengkapi pembangunan drainase,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang Khairul Isnaidi Kusuma, kemarin.
Pria yang akrab disapa Oong itu mengatakan, pengajuan tersebut kemungkinan besar akan disetujui.
Sebab, penandatanganan perintah serah terima aset sudah dilaksanakan.
“Artinya, kami sudah menyerahkan beserta jalan eksisting sementara untuk dikerjakan kepada Kementerian PUPR,” lanjutnya.
Jika tidak ada aral, kepastian diperoleh anggarannya perlu menunggu satu bulan.
Setelahnya, akan dilakukan lelang oleh Kemen PUPR untuk menetapkan pelaksana kegiatannya.
Kemudian, Jalan Pagak-Sumbermanjing Kulon (Sumakul) juga terus diupayakan agar bisa diperbaiki melalui Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).
Sebab, di jalan tersebut terdapat kerusakan yang cukup parah akibat longsor pada 2023 lalu.
Salah satunya Jalan Raya Desa Sempol.
Untuk pengerjaannya diperkirakan membutuhkan Rp 34 miliar.
“Kalau tidak disetujui melalui IJD, kami sudah menganggarkan melalui APBD,” ucap pejabat eselon II B Pemkab Malang itu.
Jalan tersebut juga memerlukan penanganan khusus.
Sebab, terdapat rongga air di bawah tanah yang mengakibatkan terjadinya tanah gerak.
Karena itu, dia mengatakan, jika usulan tersebut disetujui, pihaknya akan menggunakan sistem mini pile.
Yakni elemen struktural kecil yang ditanam untuk meningkatkan daya dukung tanah atau membuat struktur bangunan lebih stabil.
”Kami akan pasang sejenis tiang pancang berukuran sekitar 4 meter di situ,” pungkasnya.(yun/dan).
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana