KEPANJEN – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang terus melakukan berbagai upaya untuk menanggulangi sampah. Mulai memaksimalkan pengolahan, menyediakan Tempat Penampungan Sementara (TPS), aksi bersih-bersih, hingga mengimbau warga membuang sampah pada tempatnya.
Jumat lalu (25/4) misalnya, DLH menerjunkan satu unit alat berat untuk membersihkan timbunan sampah di tepi Jalan Raya Bululawang. Tepatnya di Desa Wandanpuro, Kecamatan Bululawang. Kini, area tersebut sudah bersih. DLH juga memasang banner berisi imbauan kepada masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Kabupaten Malang Ahmad Dzulfikar Nurrahman memaparkan, timbunan sampah di lingkungan sering kali dihasilkan sendiri oleh masyarakat. “Misalnya, kami sediakan TPS di pasar yang hanya untuk pedagang, tapi masyarakat dari luar pasar masih sering membuang sampah ke situ (TPS),” ujarnya kemarin (28/4).
Tidak jarang, dia mengatakan, masyarakat juga membuang sampahnya di tempat umum. Misalnya di Kali Meri. “Terkait hal tersebut, pemerintah yang mengalah. Kami tetap menangani meski secara anggaran sudah minus. Karena itu di luar budget layanan,” lanjut pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris DLH itu.
Untuk itu, dia berharap masyarakat memahami, bahwa secara ideal, mereka ditarik retribusi sebagai jasa layanan sampah yang telah diberikan. Meskipun nilainya masih jauh dari tarif ideal untuk menutup biaya operasional. “Terkait kurangnya anggaran, kami tidak diam saja. Kami gencar mencari partnership untuk membantu penyediaan infrastruktur yang lebih baik,” kata Dzulfikar.(yun/dan).
Editor : Mahmudan