PUJON – Suasana halalbihalal di Koperasi Koperasi Sinau Andhandani Ekonomi (SAE) Pujon, Rabu, (1/5) berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan. Acara yang dihadiri oleh pengurus, pengawas, jajaran manajemen, ketua kelompok dan karyawan-karyawati tersebut diisi dengan tausiyah dan bersalam-salaman. Ketua Umum Koperasi SAE Pujon H.M. Ni’am Shofi berharap kegiatan halalbihalal ini benar-benar menjadi momentum bagi seluruh pimpinan dan pengurus koperasi untuk membersihkan hati dengan saling memaafkan.
Dia berpesan dengan kegiatan halalbihalal ini nanti diharapkan juga semakin merekatkan hubungan persaudaraan para pengurus dan anggota Koperasi SAE Pujon. Agar mereka juga selalu hidup dengan guyub dan rukun. “Semoga kegiatan ini mendapat ridho Allah dan kita semua menjadi manusia yang bermanfaat,” kata dia.
Menurut Ni’am, manusia yang baik itu adalah yang setiap harinya selalu tambah kebaikannya. ”Dan yang paling beruntung itu adalah manusia baik yang bermanfaat bagi orang lain,” pesannya.
Sementara itu, Gus Syahri Nawawi yang mengisi tausiyah dalam halalbihalal tersebut menyampaikan kepada seluruh pengurus Koperasi SAE Pujon agar menjalani hidup dengan simpel dan apa adanya. Yang mana, waktunya ibadah ya ibadah, waktunya kerja ya kerja. “Jangan terlalu khusyuk, sampai-sampai disapa tetangganya tidak menoleh. Yang kayak gitu tidak baik, dan biasanya cepat mati,” guraunya disambut gerr para hadirin.
Selain itu dia mengajak para pengurus untuk menjalani kehidupan dengan simpel sesuai dengan kemampuan. Karena kata dia semuanya sudah diskenario oleh Allah. Menurutnya Allah sebagai pencipta makhluk akan selalu bertanggung jawab dengan kehidupan makhluknya sesuai dengan kebutuhan makhluknya. Dia mencontohkan seorang wanita yang hamil maka akan disiapkan makanan untuk sang anak di kedua susunya. Yang mana susu tersebut akan terisi jika hamil. “Kalau tidak hamil dua “tremos”-nya itu ya tidak ada isinya,” guraunya lagi.
Gus Nawawi menjelaskan jika sesungguhnya Allah sudah menyiapkan rezeki kepada setiap hambanya sesuai kadar kebutuhannya. Dia menjamin jika manusia hidup hanya untuk mencukupi kebutuhan, maka itu sudah bisa tercukupi. Namun, kebanyakan manusia lebih mementingkan keinginannya daripada kebutuhan. ”Kalau menuruti keinginan ya tidak akan cukup, ada saja yang diinginkan,” kata dia.
Tak lupa dalam kesempatan tersebut beliau juga berpesan kepada pasangan suami istri agar saling menjaga dan saling percaya. Agar kehidupan rumah tangganya bisa rukun dan tenteram. Karena lanjut dia, rumah tangga yang rukun itu akan mendatangkan rezeki yang luas dan berkah. “Begitu juga di koperasi SAE ini, jika semua rukun makan akan menghadirkan rezeki yang berlimpah untuk semua anggota,” pungkasnya.
Sementara itu, di akhir acara, seluruh hadirin bersalam-salaman dimulai dari menyalami pengurus lalu memanjang dan saling bersalaman sesama pengurus. (lid/adv)
Editor : Kholid Amrullah