PUJON - Persiapan Desa Ngabab di Kecamatan Pujon menuju penilaian akhir Gotong-Royong (Gotro) terbaik tingkat Jatim sudah hampir 100 persen. Persiapan tersebut dilakukan oleh perangkat desa (pemdes) bersama seluruh unsur masyarakat desa, kemarin.
Salah satu persiapannya adalah melakukan pengecekan infrastruktur jalan, rute yang dilalui juri, hingga tempat-tempat yang akan dinilai juri. Penilaian yang dijadwalkan besok (6/5) akan memperhatikan berbagai aspek. Mulai dari ekonomi, sosial budaya, hingga kesehatan masyarakat.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Malang Rachmat Hardijono mengatakan, persiapan untuk penilaian sudah hampir seratus persen. Dia mengarahkan seluruh unsur yang bertugas agar fokus pada tugas masing-masing. “Nanti juga pasti akan ada kerumunan masyarakat di beberapa titik. Jadi, tolong dipastikan tidak mengganggu proses penilaian,” tuturnya.
Beberapa lokasi yang akan menjadi titik henti para juri juga dicek satu per satu. Mulai dari gedung penyambutan, Tempat Penampungan Sementara (TPS), poli kesehatan jiwa, hingga sentra kerajinan batik.
Desa Ngabab memiliki 5 program unggulan. Mulai program pengembangan UMKM, membumikan budaya gotong royong, peningkatan akses layanan kesehatan warga, serta wisata edukasi pertanian dan peternakan.
Dalam peninjauan itu, Kepala Desa (Kades) Ngabab Amin Afandi mengatakan, pihaknya juga mengembangkan program desa budaya. ”Karena banyak seniman di desa ini, seperti Bantengan ada sekitar tiga grup,” tutur Amin.(dur/dan)
Editor : Mahmudan