Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Waspadai Tiga Titik Rawan Jalur Ngadas-Bromo

Mahmudan • Selasa, 21 Mei 2024 | 14:30 WIB

 

 

JALUR BERBAHAYA: Personel Satlantas Polres Malang menandai titik rawan kecelakaan yang sebelumnya memakan korban jiwa.
JALUR BERBAHAYA: Personel Satlantas Polres Malang menandai titik rawan kecelakaan yang sebelumnya memakan korban jiwa.

 

PONCOKUSUMO – Warga Malang yang ingin berwisata ke Gunung Bromo lewat Poncokusumo sebaiknya mewaspadai tiga titik rawan kecelakaan. Yakni jalan Jurang Lajeng, Jalan Wedi Ireng, dan Jalan Peteteh.

Hal itu disampaikan oleh Camat Poncokusumo Didik Agus Mulyono. Berdasar pantauannya, banyak pengendara yang mengalami kecelakaan di tiga titik rawan tersebut. “Semuanya berlokasi di Desa Ngadas,” tutur Didik.

Dia mengatakan, pada titik-titik area tersebut tidak ada pembatas atau guardrail. Selain itu, dia mengatakan, pencahayaan ketika malam hari juga dirasa kurang, sehingga kendaraan gampang tergelincir. Apalagi ruas jalan cenderung sempit, menikung, dan turunan tajam.

Karena itu, bagi pengendara yang menuju Bromo dari area Desa Gubuk Klakah diimbau melakukan pengecekan kondisi kendaraan. “Kendaraan harus dalam kondisi bagus dan tidak bermasalah. Serta driver harus profesional serta diharapkan mengenal medan,” katanya.

”Wisatawan yang melintasi jalur tersebut diimbau tidak menggunakan kendaraan matik, kecuali yang punya fasilitas tiptronic,” tambahnya.

Dia menyarankan wisatawan melintas di waktu siang hari saja. Sebab ketika malam hari kondisi gelap atau minim penerangan. Wisatawan  juga bisa memakai jasa jip wisata yang sudah teruji drivernya.

Sebelumnya, empat orang meninggal di hutan jurang Lajeng, Dusun Jarak Ijo, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Sebagai antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang lagi, kawasan tersebut diberi penerangan tambahan.(iza/dan)

Editor : Mahmudan
#ngadas #Kabupaten Malang #wisatawan bromo