KALIPARE – Selain dilebarkan, Jalan Rajekwesi di Desa Tumpakrejo, Kecamatan Kalipare akan dilengkapi drainase. Itu sebagai upaya pencegahan agar tidak tergenang air, sehingga memicu longsor.
Untuk diketahui, Jalur Kalipare-Donomulyo putus diterjang longsor pada Februari lalu. Ruas jalan yang tergerus longsor berkisar 110 meter, sehingga hanya sebagian yang bisa dilintasi kendaraan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang Khairul Isnaidi Kusuma mengatakan, drainase dirancang berbahan u-ditch dengan lebar sekitar 80 sentimeter. Sehingga drainase akan memiliki konstruksi terbuka. Untuk diketahui, u-ditch merupakan produk beton yang dibuat menyerupai huruf U dilengkapi dengan tulangan dan dicor dengan mutu tinggi. “Tapi yang crossing (bersilang) kami pakai box culvert,” ucapnya.
“Supaya energi air tidak terlalu besar, dari u-ditch akan dibuatkan istilahnya penenang,” lanjut pejabat eselon II B Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang itu.
Pria yang akrab disapa Oong itu menyebutkan, tanah di sekitar Jalan Rajekwesi sudah mulai jenuh. Artinya ada kemungkinan tanah akan kehilangan daya penopang. Hal tersebut sering terjadi ketika ada tanah ambles. ”Makanya mulai dari bawah itu, kami akan saring tanahnya menggunakan pipa-pipa penyaring,” ucapnya.
Perbaikan Jalan Rajekwesi dimulai sejak Maret lalu. Mulai penebangan pohon di area jalan rusak. Kemudian pengerjaan fisiknya berlangsung sejak Mei lalu. Proyek perbaikan jalan tersebut ditarget tuntas dalam lima bulan atau Oktober depan. Perbaikannya dilaksanakan oleh CV Kharisma Putra Sejati dengan anggaran sekitar Rp 1,46 miliar.(yun/dan).
Editor : Mahmudan