Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

15.000 Wisatawan Padati Boon Pring Malang Setiap Weekend  

Mahmudan • Senin, 3 Juni 2024 | 14:15 WIB

 

FAVORIT ANAK-ANAK: Ribuan wisatawan Boon Pring memadati kolam renang kemarin. Destinasi wisata di Desa Sanankerto, Kecamatan Turen mengalami peningkatan kunjungan setiap weekend.
FAVORIT ANAK-ANAK: Ribuan wisatawan Boon Pring memadati kolam renang kemarin. Destinasi wisata di Desa Sanankerto, Kecamatan Turen mengalami peningkatan kunjungan setiap weekend.

 

TUREN - Destinasi wisata Boon Pring di Desa Sanankerto, Kecamatan Turen menjadi salah satu favorit masyarakat saat akhir pekan. Selain tempatnya yang luas, juga menyuguhkan berbagai wahana yang menarik. Mulai dari perahu motor (boat) dan perahu bebek untuk berkeliling danau, hingga Viar untuk mengelilingi hutan bambu.

Kepala Unit Wisata Boon Pring Sigit Pribadi mengatakan, kunjungan wisatawan saat weekday juga tetap ramai. Ada sekitar 200-500 wisatawan per hari. Kemudian weekend mengalami peningkatan drastis. Berkisar 10.000-15.000 wisatawan dalam sehari.

”Jam-jam puncaknya kunjungan ya sekitar pukul 11.00-12.00. Kalau di atas jam tersebut, orang-orang mulai bergantian. Ada yang datang dan ada yang pulang,” ujar Sigit kemarin.

Sigit menyebutkan, lebih dari 50 persen kunjungan diramaikan oleh anak-anak. Sedangkan orang tua biasanya hanya mendampingi. ”Tapi tidak jarang juga anak muda berkunjung ke sini,” terangnya.

Terdapat berbagai wahana yang ditawarkan. Mulai dari kolam renang, 15 unit perahu bebek, 1 unit boat, 1 unit trampolin, 1 unit Viar, hingga berkuda. “Wahana paling ramai pasti kolam renang, karena itu yang gratis,” kata Sigit. “Sedangkan berkuda hanya untuk kalangan yang khusus memiliki hobi berkuda,” lanjutnya.

Meskip tergolong ramai untuk setara wisata desa, Sigit bertekad untuk terus meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. Salah satu persiapannya yakni mengikuti pendampingan local champion. Sehingga pihaknya harus bersinergi dengan para stakeholder, seperti Pemerintah Desa (Pemdes) Sanankerto, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang menaungi tempat wisata, hingga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang. ”Hal terpenting, inovasi-inovasi baru dan marketing selalu kami tingkatkan,” pungkasnya. (yun/dan).

Editor : Mahmudan
#Boon Pring Andaman #Kabupaten Malang #wisata malang