Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Desa Ngabab di Kabupaten Malang Terbaik Se-Jatim  

Mahmudan • Selasa, 4 Juni 2024 | 12:15 WIB

 

DISAMBUT MERIAH:  Bupati Malang H M Sanusi ikut menyambut juri lomba Gotro dari Pemprov Jatim di Desa Ngabab, Kecamatan Pujon beberapa waktu lalu.
DISAMBUT MERIAH: Bupati Malang H M Sanusi ikut menyambut juri lomba Gotro dari Pemprov Jatim di Desa Ngabab, Kecamatan Pujon beberapa waktu lalu.

PUJON - Satu lagi desa di Kabupaten Malang yang meraih prestasi. Desa Ngabab di Kecamatan Pujon yang meraih juara 1 pelaksana Gotong Royong (Gotro) terbaik Jawa Timur 2024 untuk kategori desa. Penghargaan akan diserahkan ketika Puncak Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) di Kota Blitar pada Selasa depan (11/6).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Malang Eko Margianto menyampaikan, Desa Ngabab memenuhi indikator-indikator yang ditentukan oleh tim penilai dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim. “Waktu itu dilakukan penilaian oleh tim provinsi sesuai indikator. Kemudian kami menunjukkan kondisi yang nyata di lapangan,” terang Eko kemarin (3/6).

Terdapat empat indikator yang menjadi penilaian. Antara lain indikator kemasyarakatan, ekonomi, sosial budaya, serta kesehatan dan lingkungan. Sementara penilaian administratif dilaksanakan melalui aplikasi e-Gotro. Penilaian tersebut meliputi kelengkapan administrasi dan pembobotan nilai maksimal 40 untuk setiap aspek.

Aspek-aspek tersebut dievaluasi sesuai indikator dengan skor penilaian masing-masing. Kemudian total penilaian administratif tersebut diperoleh dari jumlah skor pada setiap aspek per bidang kegiatan. “Terdapat beberapa catatan bagus untuk dipertahankan. Seperti partisipasi masyarakat,” ucap pejabat eselon II B Pemkab Malang itu.

Selain itu, dia melanjutkan, beberapa catatan yang perlu ditingkatkan antara lain pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Lingkungan juga perlu ditata kembali. Hasil penilaian tersebut, kata Eko, akan ditindaklanjuti oleh pemdes setempat.

“Sedangkan, potensi unggulan yang ada di Desa Ngabab ada tujuh item,” kata mantan Camat Dau itu. Antara lain pengelolaan sampah terpadu, pos pelayanan terpadu Integrasi Layanan Primer (ILP) dan jiwa, wisata edukasi berbasis pertanian dan peternakan, dan kelompok kesenian. Kemudian juga donor darah setiap sebulan dua kali, pembangunan masjid berbasis swadaya masyarakat, serta Kampung Batik dengan ciri khas batik “Sebo” dengan motif sayur dan ternak. (yun/dan).

Editor : Mahmudan
#gotro jatim #Kabupaten Malang #ngabab