WAGIR – Bagi kaum hawa, terutama single mom yang ingin mencari jodoh, sebaiknya waspada penipuan. Apalagi jika berkenalan lewat aplikasi perjodohan. Itulah yang dialami IS, 42, single mom asal Kebonsari, Sukun, Kota Malang.
Berkenalan dengan pegawai pajak gadungan lewat aplikasi perjodohan, IS malah terkena tipu. Korban harus berisiko mengganti mobil Toyota Yaris milik temannya yang raib digondol pelaku. ”Peristiwa terjadi pada 17 Mei lalu,” ujar Kasatreskrim Polres Malang AKP Gandha Syah Hidayat kemarin (11/6).
Dia menceritakan, korban IS berkenalan dengan pelaku lewat aplikasi perjodohan awal Mei lalu. Pelaku tersebut adalah Bobby De Armand alias Tyas Hayu Utomo, 51, warga Madiun. ”Pelaku mengaku bekerja sebagai pegawai kantor pajak pratama Surabaya,” kata Gandha.
Guna memuluskan aksinya, pelaku juga menunjukkan kartu tanda pengenal. Mereka berdua akhirnya menjalin komunikasi selama dua minggu. Setelah berkomunikasi intens, pelaku menemui korban di Malang pada Jumat (17/5). Korban yang bekerja di bidang bisnis properti menyambut baik ajakan tersebut dengan harapan bisa menjalin relasi. Apalagi pelaku menyampaikan akan membelil lahan perumahan.
Korban yang percaya sempat mengantar pelaku mencarikan lahan perumahan dan tanah kavling. Setelah berkeliling, korban mengajak pelaku mampir di rumah kawasan Perumahan Panorama Garden, Dusun Jamuran, Desa Sukodadi, Kecamatan Wagir. Rumah tersebut milik temannya dan korban dipasrahi untuk mengurus. Mulai membersihkan rumah hingga menjaga barang-barang, termasuk mobil Toyota Yaris berwarna merah metalik. Sebab posisi teman korban berada di luar negeri.
Mulanya korban meminta pelaku memanaskan mesin mobil Toyota Yaris tersebut. Semua berjalan normal hingga pelaku mengetahui lokasi korban meletakkan kunci mobil. “Korban pergi keluar sebentar dan meninggalkan kunci mobil atas lemari televisi. Kunci tersebut kemudian pelaku, lalu mobilnya di bawa kabur,” kata dia.
Pelaku mudah membawa kabur lantaran pagar tidak terkunci. Setelah kembali, korban baru menyadari telah kena tipu.
Kejadian tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Wagir. Setelah ditelusuri, pelaku diamankan di salah satu hotel di kawasan Sedati, Sidoarjo pada 19 Mei lalu. Dalam pemeriksaan terungkap bahwa mobil hasil curian sempat disembunyikan di Pati, Jawa Tengah namun belum terjual.
Dari hasil interogasi, pelaku kerap melancarkan aksi penipuan dengan menggunakan identitas palsu. Sasarannya adalah single mom maupun janda yang dikenalnya melalui media sosial (medsos). Setidaknya ada dua korban yang kena tipu.(iza/dan)
Editor : Mahmudan