KABUPATEN - Meski tragedi Kanjuruhan telah berlalu dua tahun silam, Pabrik Gula (PG) Kebon Agung terus menunjukkan kepeduliannya pada korban. Salah satunya dengan memberikan sumbangan bantuan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Ada empat jenis bantuan yang disalurkan. Pertama, gerobak nasi jagung beserta peralatannya. Kedua, gerobak gorengan dan mesin press minuman. Ketiga, etalase kaca beserta sembako. Yang keempat, mesin jahit modern. Masing-masing penerima juga mendapat bantuan uang Rp 3 juta modal usaha.
Pemimpin PG Kebon Agung Arifin mengatakan, sumbangan tersebut diberikan kepada korban tragedi Kanjuruhan. “Ini sudah yang ke beberapa kali, penerimanya beda-beda,” terangnya.
Dia menjelaskan, bantuan tersebut untuk memberikan kesejahteraan kepada para korban. Terlebih, pascatragedi tersebut, banyak yang kehilangan pekerjaan. Karena itu, pihaknya akan memberi pekerjaan kepada korban yang kesulitan mencari kerja. “Insya Allah akan kami prioritaskan untuk bekerja di tempat kami (PG Kebon Agung, Red),” ungkap dia.
Selain itu, dia mengatakan, bantuan tersebut juga merupakan hasil kerja sama dengan Polres Malang sebagai wadah kepedulian terhadap korban tragedi Kanjuruhan.
Sementara itu, Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana mengungkapkan bahwa dirinya sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. “Sebelumnya, bantuan yang disalurkan hanya dua atau tiga, namun berkat PG Kebon Agung hari ini (kemarin) kami dapat menyalurkan empat sekaligus,” ujarnya.
Dia berharap bantuan tersebut akan bisa meningkatkan perekonomian korban tragedi Kanjuruhan. “Semoga perusahaan lain bisa mencontoh untuk membantu sesama melalui kegiatan yang serupa,” (ori/dan)
Editor : Mahmudan