KEPANJEN - Seiring pertumbuhan penduduk di Kabupaten Malang, fasilitas kesehatan primer perlu ditingkatkan. Utamanya puskesmas yang terletak di kecamatan yang menjadi pusat kegiatan atau berbatasan dengan Kota Malang.
Bupati Malang H M. Sanusi menyampaikan, terdapat beberapa puskesmas yang memerlukan peningkatan fasilitas. Setidaknya ada empat puskesmas yang mendesak perlu peningkatan fasilitas. “Ada di Puskesmas Wajak, Bululawang, Tajinan, dan Kepanjen,” ujar Sanusi.
Seperti diberitakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang sudah menyiapkan lahan di kawasan Jalan Lingkar Barat (Jalibar), tepatnya Desa Talangagung. Lahan tersebut untuk merelokasi Puskesmas Kepanjen.
Sebenarnya kebutuhannya sekitar 5.000 meter persegi, namun lahan yang tersedia mencapai 1 hektare. “Untuk Puskesmas Bululawang, kami menyiapkan lahan di dekat SMAN 1 Bululawang. Saat ini statusnya masih tanah kas desa (TKD) yang ditukar guling,” kata mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang itu.
Sanusi memperkirakan, untuk pembangunan puskesmas dengan luas sekitar 5.000 meter persegi dibutuhkan anggaran Rp 5 miliar. Jika tidak ada aral, pembangunan dimulai tahun depan. Kemudian bangunan puskesmas yang lama akan dimanfaatkan untuk kegiatan lain.
Pertimbangan relokasi tersebut, Sanusi mengatakan, karena banyaknya keluhan dari masyarakat. Mereka mengeluhkan pelayanan yang tumpang tindih. Seperti yang terjadi di Puskesmas Pakisaji sebelum dilakukan relokasi. Karena sempitnya ruang, pelayanan di puskesmas itu dilaksanakan di lorong-lorong. ”Setelah dipindah, sekarang sudah nyaman. Puskesmas yang awalnya hanya mampu melayani 20 orang, sekarang sudah sekitar 200 sampai 300 orang,” pungkasnya. (yun/dan).
Editor : Mahmudan