Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

UB-UMM Bangun Kampus di KEK Singhasari

Mahmudan • Minggu, 7 Juli 2024 | 13:10 WIB

 

KLASTER PENDIDIKAN: Para pekerja membangun gedung untuk King’s College London, Jumat lalu (5/7). Di kawasan tersebut nantinya dibangun kampus UB dan UMM.
KLASTER PENDIDIKAN: Para pekerja membangun gedung untuk King’s College London, Jumat lalu (5/7). Di kawasan tersebut nantinya dibangun kampus UB dan UMM.

 

SINGOSARI – Selain King’s College London, dua perguruan tinggi (PT) ternama di Malang juga akan mendirikan kampus di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari. Yakni Universitas Brawijaya (UB) dan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Executive Officer (CEO) KEK Singhasari KRAT David Santoso KR menyampaikan, sejak awal dimulainya KEK Singhasari, dia sudah berdiskusi dengan UMM. Mereka bersepakat untuk membentuk joint venture atau gabungan dua lembaga untuk bekerja sama. Dalam waktu dekat, dia mengatakan, pembangunan gedung UMM akan dimulai. “Kami memiliki kesamaan visi. Kami akan membuat Center for Future of Work (CFW) di KEK Singhasari,” kata David dihubungi Jumat lalu (5/7).

CFW adalah pusat pengembangan sumber daya manusia (SDM) berbasis digital. Gedung tersebut akan dibangun di lahan dengan luas sekitar 3,7 hektare dan berada di dalam satu klaster dengan King’s College London.

Seperti diberitakan, King’s College London diproyeksikan akan beroperasi pada September depan. Progres pembangunan gedungnya sudah sekitar 80 persen. Pada batch pertama, kampus ternama di Inggris itu akan menerima sekitar 25-50 mahasiswa baru. Itu untuk dua program studi (prodi) jenjang magister. Yakni prodi digital economy dan digital future.

Selain itu, David menambahkan, di lahan tersebut juga akan dibangun Community Based Tourism (CBT) oleh Universitas Brawijaya. Di dalamnya terdapat teaching hotel terbesar di Indonesia. Tempat tersebut sebagai bentuk sinergi antara sektor pendidikan dan pariwisata.

Untuk proses perencanaan, pihaknya difasilitasi Kementerian Koordinasi (Kemenko) Bidang Perekonomian RI. ”Saat ini masih dalam proses diskusi internal dari UB. Karena UB lembaga publik, jadi ada langkah-langkah tertentu. Mulai perizinan dan sebagainya,” ucap David. Sementara itu, studi kelayakan hingga master plan pembangunannya sudah tuntas. Sehingga, begitu proses internal UB sudah tuntas, dia melanjutkan, pembangunan fisik dapat segera dilaksanakan. (yun/dan).

Editor : Mahmudan
#KEK Singhasari #universitas brawijaya #UMM