PAKISAJI - Perayaan Tahun Baru 1 Muharram 1446 Hijriah atau 1 Suro di Dusun Kedungmonggo, Desa Karangpandan, Kecamatan Pakisaji berlangsung meriah kemarin (7/7).
Ratusan warga setempat hingga dari lain desa datang menyaksikan tradisi Gebyak Suroan.
Mereka juga berkesempatan mendapatkan makanan.
Pimpinan Sanggar Seni Topeng Asmorobangun Tri Handoyo menyampaikan, kegiatan itu sudah menjadi tradisi tahunan.
Biasanya dilaksanakan setiap Minggu Kliwon malam Senin Legi.
“Karena pada Suro kali ini tidak ada Minggu Kliwon, jadi kami adakan hari ini. Istilahnya mapak Suro (menjemput Suro),” ujarnya kemarin.
Arak-arakan itu diikuti anak-anak maupun orang dewasa berpakaian adat.
Untuk usia paling muda (sekitar kelas 1-3 SD) memakai pakaian berwarna hitam.
Sedangkan usia anak-anak di atasnya (kelas 4-6 SD) memakai baju surjan (garis-garis cokelat hitam).
Kemudian untuk orang dewasa memakai baju adat bebas.
Mereka berjalan sekitar 1,5 kilometer menuju Punden Kedungmonggo.
Para laki-laki juga membawa tumpeng, gunungan buah-buahan, dan jajanan pasar ke punden tersebut.
“Di sana, kami berdoa bersama. Kemudian ditampilkan juga tarian adat. Makanannya dibagikan kepada masyarakat juga,” ucap Handoyo.
Menurut Handoyo, masyarakat sangat antusias menyambut kegiatan tahunan itu.
Hanya bermodal poster yang dipajang di jalan poros, mereka sudah berbondong-bondong menyambut acara.
Malam harinya digelar pertunjukan wayang kulit di panggung sanggar.
Anak-anak juga membawakan tari topeng sebagai identitas kebudayaan Desa Karan
gpandan. (yun/fat)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana