SURABAYA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang kembali meraih penghargaan. Kali ini dalam rangka Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 tingkat Provinsi Jawa Timur (Jatim). Dalam momen tersebut, Pemkab membawa pulang dua penghargaan sekaligus. Yakni juara 1 apresiasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Subbidang Keluarga Berencana (KB).
Penghargaan tersebut diberikan kepada kabupaten/kota kategori pagu besar tingkat provinsi 2024. Penghargaan kedua yakni Bangga Award. Itu diberikan kepada pemerintah kabupaten/kota yang mempunyai Indeks Pembangunan Keluarga (iBanga) tertinggi berdasarkan hasil pemutakhiran pendataan keluarga.
Sebagai informasi, iBangga merupakan indeks pengukuran kualitas keluarga berdasarkan tiga dimensi. Yakni dimensi ketenteraman, kemandirian, dan kebahagiaan keluarga. Dalam hal ini, Kabupaten Malang menjadi salah satu kabupaten di Jawa Timur yang peduli dan memperhatikan program-program yang berhubungan dengan keluarga.
Kemarin (10/7), penghargaan tersebut diserahkan Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono di Jatim Expo Convention Exhibition Surabaya. “Kerja sama yang sudah dilakukan telah menghasilkan sesuatu yang luar biasa. Kami bisa menurunkan angka stunting di Kabupaten Malang,” ujar Bupati Malang H M. Sanusi di sela menerima penghargaan.
Adapun Indikator stunting yakni tinggi badan menurut usia dan kemampuan kognitif. Jika ada balita yang memiliki tinggi badan di bawah rata-rata balita seusianya yang dibarengi dengan penurunan kognitif, maka bisa dinyatakan stunting. Namun karena pengukuran kognitif memerlukan ahli, dia mengatakan, pengkategorian stunting hanya berdasarkan tinggi badan saja.
Prevalensi atau penyebaran stunting di Kabupaten Malang terus menunjukkan tren penurunan. Dari yang awalnya 8,9 persen pada 2021 menjadi 7,8 persen pada 2022. Jumlah tersebut kembali menurun pada Agustus 2023 menjadi 6,4 persen. “Hasil penurunan stunting merupakan peran seluruh mitra, dan terbukti telah membuahkan hasil yang baik,” ucap orang nomor satu di lingkungan Pemkab Malang itu.
Selain itu, dalam peringatan Harganas ke 31, Kabupaten Malang juga mendapatkan banyak prestasi. Yakni juara 1 sekolah siaga kependudukan di Jatim untuk kategori sekolah yang dibina oleh Kementerian Agama (Kemenag). Kemudian, juara 1 role model Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB) dalam pelayanan KB tingkat nasional (regional 1 kategori non DTPK) yang diraih oleh TPMB Kartini, Dusun Pandansari, Desa Pandanrejo, Kecamatan Wagir.
Selanjutnya, juara 1 kampung KB tingkat nasional (regional 1 kategori kabupaten) yang diraih Kampung KB Jaya Manunggal Desa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung. Lalu juara 1 rumah dataku kategori digitalisasi. Serta juara 1 sekolah siaga kependudukan level SMP oleh SMPN 4 Kepanjen dan level SMA oleh SMAN 1 Turen.(diskominfokabmalang/yun/dan).
Editor : Mahmudan