Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Transportasi Air di Malang Selatan Masih Diminati

Mahmudan • Selasa, 23 Juli 2024 | 17:35 WIB

 

LINTAS KECAMATAN: Wandi mempersiapkan perahunya untuk mengantar penumpang yang ingin menyeberangi sungai kemarin (22/7).
LINTAS KECAMATAN: Wandi mempersiapkan perahunya untuk mengantar penumpang yang ingin menyeberangi sungai kemarin (22/7).

 

 

SUMBERPUCUNG - Transportasi jalur air masih diminati masyarakat. Setidaknya di Kabupaten Malang sisi selatan. Hal itu terlihat dari ramainya penumpang perahu dari Sumberpucung menuju ke Pagak atau Kalipare yang berlabuh di Wisata Rajut Indah, Dusun Kecopokan, Desa Senggreng. 

Salah satu nakhoda perahu, Wandi menyebutkan, setiap hari perahunya selalu mengantar penumpang. Biasanya mengangkut sekitar 5-10 penumpang untuk sekali jalan. Meski begitu, pihaknya juga mengantar penumpang yang tidak rombongan. ”Biasanya pada jam-jam sepi ya hanya satu sampai dua orang. Tapi tetap kami antar menyeberang,” ucap dia sambil mengantar penumpang kemarin.

            Mayoritas penumpangnya dari kalangan pelajar dan pekerja. Misalnya, pelajar yang rumahnya di Kecamatan Pagak namun bersekolah di Karangkates, Kecamatan Sumberpucung. Mereka memilih menyeberangi sungai menggunakan perahu untuk memangkas jarak tempuh. Terlebih, ongkos yang dipatok tergolong terjangkau bagi kantong pelajar. Yakni cukup Rp 2.000 per orang, mereka bisa menyeberang dan tiba di kecamatan sebelah. “Walaupun bawa motor, tarifnya juga sama. Tetap Rp 2.000 per penumpang,” kata Wandi.

Pria berusia 40 tahun itu menyebutkan, setiap hari bisa mengantar sampai ratusan penumpang. Satu perahu bisa memperoleh pendapatan sekitar Rp 350-400 ribu per hari. Jika setiap penumpang membayar Rp 2.000, maka per harinya ada 175-200 penumpang. Tapi jika sepi penumpang, penghasilannya merosot drastis.

Untuk diketahui, jalur transportasi air dengan moda perahu di Kabupaten Malang sudah ada sejak 1980-an. Dengan segala perkembangan transportasi darat, transportasi air masih diminati. Waktu tempuh yang lebih cepat dan harga terjangkau menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

Wandi juga menyebutkan, di Wisata Kecopokan terdapat tiga perahu dengan kondisi yang masih memadai. Perawatan pun rutin dilakukan secara berkala. “Kerangka perahunya terbuat dari besi, jadi awet. Paling, kalau ada bocor sedikit gitu bisa langsung kami lakukan pengelasan saja,” pungkasnya. (yun/dan).

Editor : Mahmudan
#Penyeberangan #transportasi air #perahu #malang selatan