Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Di Kabupaten Malang, Petani Tiga Komoditas Ini Jarang Pakai Pupuk Subsidi, Ternyata Bukan karena Langka

Mahmudan • Sabtu, 27 Juli 2024 | 18:45 WIB
PANEN: Para petani di Donomulyo, Kabupaten Malang mengang-kut tebu untuk dibawa menggunakan truk.
PANEN: Para petani di Donomulyo, Kabupaten Malang mengang-kut tebu untuk dibawa menggunakan truk.

KEPANJEN - Meski masuk dalam daftar tanaman penerima subsidi pupuk, ketiga tanaman di Kabupaten Malang ini jarang memanfaatkannya. 

Yakni kakao, tebu, dan kopi.

Selama ini pemupukannya jarang memakai pupuk subsidi.

Kepala Bidang Sarana, Prasarana dan Penyuluhan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Malang Mursidin Purwanto memaparkan alasan ketiga tanaman tersebut jarang memakai pupuk subsidi. 

Untuk tanaman kopi misalnya, dia mengatakan, jarang mengakses pupuk subsidi lantaran sudah ada program bantuan lain. 

”Seperti bantuan pupuk nonsubsidi atau pupuk organik,” ujar Mursidin kemarin. 

Sementara untuk tebu, dia melanjutkan, terkadang petani menyewa lahan milik orang lain

Ketika pemilik yang menyewakan lahan tersebut tak melakukan pengurusan pupuk subsidi, maka petaninya juga tak dapat jatah. 

Sehingga sering kali mereka memilih menggunakan pupuk nonsubsidi. 

Contoh minimnya penggunaan pupuk subsidi pada tanaman tahunan bisa dilihat dari realisasinya. 

Pupuk subsidi NPK formula khusus diperuntukkan tanaman kakao. 

Stok pupuk NPK Formula Khusus sebesar satu ton. 

Hingga 12 Juli lalu, stok tersebut masih utuh satu ton. 

Salah satu petani tebu asal Donomulyo, Suwardi Wijaya mengatakan, petani tebu di wilayahnya tak menggunakan pupuk subsidi sepenuhnya. 

“Karena tanahnya tak segembur wilayah utara. Sehingga mereka harus menggunakan tambahan pupuk non subsidi. Agar hasil panen bisa maksimal.”

Apabila full pupuk subsidi, menurut dia, hasil panen hanya sekitar 60-70 ton tebu dalam satu hektare. 

Apabila ditambah dengan pupuk nonsubsidi bisa mencapai 80-100 ton tebu. 

Penggunaan pupuk subsidi dengan nonsubsidi biasanya 2:1 atau 3:1. 

Total keperluan pupuk mencapai satu ton dalam satu hektare. (iza/dan)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#tebu #Kakao #petani #Kopi #Pupuk Subsdidi #jarang #Pakai