Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

MA Almaarif Singosari, dari Embrio Perjuangan Menuju Madrasah Unggulan

Mahmudan • Rabu, 31 Juli 2024 | 09:10 WIB

 

 

Para siswa MA Almaarif Singosari menghadiri peringatan Maulid Nabi
Para siswa MA Almaarif Singosari menghadiri peringatan Maulid Nabi

 

Madrasah Aliyah (MA) Almaarif Singosari yang lahir dari semangat perjuangan kemerdekaan RI, kini menjelma menjadi salah satu madrasah unggulan di Bumi Kanjuruhan.

 

Ketika didirikan oleh KH Masjkoer pada 1923, namanya masih Madrasah Misbahul Wathon (MMW). "Lembaga ini didirikan untuk mempersiapkan generasi muda," ujar Ketua Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari H Moh Anas Noor SH MH kemarin.

 Karena orientasinya mempersiapkan generasi muda, dia melanjutkan, para siswa MMW berkontribusi aktif dalam Lasykar Hizbullah dan Sabilillah. "Mereka berjuang untuk meraih kemerdekaan," ucap dia.

 Setelah kemerdekaan, dia mengatakan, MMW berkembang menjadi Madrasah Nahdlatul Wathon (MNW). Tak berselang lama, didirikan pula beberapa lembaga pendidikan. Kemudian pada 1996, beberapa lembaga tersebut bergabung di bawah naungan Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari.

 Transformasi MANU menjadi MA Almaarif Singosari pada 1983 menjadi tonggak penting dalam perjalanan madrasah ini. Sejak saat itu, MA Almaarif Singosari terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikannya. Prestasi demi prestasi diraih. Dari status terdaftar, diakui, hingga disamakan, dan akhirnya meraih akreditasi "A" (unggul) pada 2005.

 Terkini, MA Almaarif Singosari kembali mendapatkan predikat A Unggul dengan nilai 92 berdasarkan keputusan Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah pada 2021.

 Dia mengatakan, visi MA Almaarif Singosari adalah terwujudnya pendidikan yang berorientasi, menyelamatkan, mengembangkan dan memberdayakan fitrah manusia menuju generasi ulil albab. "Visi tersebut mencerminkan komitmen madrasah ini dalam membentuk generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi masyarakat," kata dia.

 Melalui visi tersebut, MA Almaarif Singosari mampu mencetak lulusan berkualitas. Mereka sukses. Yang menekuni bidang pendidikan misalnya, ada Prof Dr Yusuf Hanafi SAg MFilI dan Prof Dr Nurul Murtadho MPd. Keduanya merupakan guru besar Universitas Negeri Malang (UM). Kemudian ada Dr Hj Iklilah Muzayyanah Dini Fajriyah dari Universitas Indonesia. Sedangkan di birokrasi ada Dr H Wawan Djunaedi MA yang menjabat Kepala Biro Kepegawaian Kementerian Agama (Kemenag RI).

 Selain melahirkan banyak tokoh, lulusannya juga banyak diterima di perguruan tinggi negeri (PTN) ternama di Indonesia. ”40 persen lulusan kami diterima di universitas ternama di Indonesia, bahkan beberapa melanjutkan studi keluar negeri,” kata dia.

Kunjungan Syech Ahmad Rouhi Al Jaelani, cicit Syekh Abdul Qodir Al Jaelani ke MA Almaarif Singosari
Kunjungan Syech Ahmad Rouhi Al Jaelani, cicit Syekh Abdul Qodir Al Jaelani ke MA Almaarif Singosari

 Salah satu alumni, Dr Fachrizal Afandi mengaku telah merasakan berkah menjalani pendidikan di MA Almaarif Singosari. "MA Almaarif Singosari tidak hanya memberikan pendidikan formal yang berkualitas. Tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter islami dan ke-NU-an yang kuat," kata Fachrizal yang  tercatat sebagai angkatan tahun 1996 itu.

 Sementara alumni 1993 Dr H Wawan Djunaedi mengatakan, pihaknya mengapresiasi kombinasi unik antara pendidikan formal dan pendidikan pesantren di MA Almaarif Singosari. "Para guru yang berasal dari tokoh-tokoh agama dan kiai NU memberikan pengajaran yang mendalam tentang agama dan karakter," terangnya.

 Lalu alumni 1992 Dr Hj Iklilah Muzayyanah Dini Fajriyah menekankan bahwa MA Almaarif mendorong siswa, terutama siswi perempuan, untuk mengembangkan potensi kepemimpinan mereka. Dia juga mengapresiasi peran guru-guru perempuan yang menginspirasi dan memotivasi siswi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

 "Dengan prestasi gemilang dan komitmen yang kuat terhadap pendidikan berkualitas, MA Almaarif Singosari siap untuk terus mencetak generasi penerus yang unggul dan berakhlak mulia," paparnya.(ram/dan)

Editor : Mahmudan
#pendidikan 4.0 #madrasah #singosari malang