KEPANJEN - Sejumlah anak bermain di Taman Contong, Kepanjen, kemarin (2/8).
Dengan didampingi orang tuanya, mereka ceria saat menikmati wahana ayunan.
Sesekali, anak-anak itu membeli jajanan di sekitar taman.
Selain lokasi strategis dan tempat yang teduh, ornamen di taman tersebut juga memiliki daya tarik tersendiri.
Ada replika harimau, kelinci, belalang, katak, dan berbagai hewan lainnya.
“Taman Contong itu sering dijadikan wisata edukasi. Karena ada replika hewan,” ujar perajin replika Taman Contong Supriatna kemarin (2/8).
Replika tersebut terbuat dari ban bekas. Baik ban dalam truk maupun ban luar sepeda motor.
Ukuran sekaligus warnanya dibuat menyerupai wujud aslinya.
Misalnya harimau yang dibuat dengan ukuran panjang sekitar 1 meter.
Dengan begitu, dia bisa memanfaatkan limbah yang sulit terurai tersebut.
Kemudian hasilnya bisa dijadikan sarana pembelajaran untuk anak-anak.
Taman yang terletak di dekat Stasiun Kepanjen itu memang selalu ramai, wisatawan anak-anak, remaja, maupun orang dewasa.
“Saat pagi, kadang anak-anak PAUD/TK datang untuk belajar,” ucap pria yang biasa disapa Nana itu.
Sebelum disulap menjadi taman wisata, tempat tersebut awalnya kumuh dan dijadikan tempat pembuangan sampah.
Kemudian pegiat sosial Bambang Mangkubagyo mengeluarkan uang pribadinya untuk menghias tempat itu dengan karya Nana.
Pada 2018 lalu, tempat kumuh itu pun berubah menjadi taman bermain bagi anak-anak.
“Selain replika hewan-hewan, di sana juga menyediakan toilet umum bagi masyarakat,” kata Nana.
Toilet tersebut dijadikan sebagai prasarana pelengkap taman.
Sebab, saat akhir pekan, biasanya ada pertunjukan musik yang digelar terbuka untuk masyarakat umum. (yun/dan)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana