SINGOSARI – Udara yang sejuk menjadi daya tarik Kebun Teh Wonosari di Singosari, Kabupaten Malang. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang mencatat, dalam kurun enam bulan ada 65 ribu wisatawan. Sebanyak 281 pengunjung di antaranya merupakan wisatawan asing. Mayoritas dari Jerman, Prancis, dan Korea Selatan.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Disparbud Kabupaten Malang Budi Susilo mengatakan, sepanjang 2023 lalu ada 134 ribu wisatawan. Menurut dia, ada beberapa daya tarik Kebun Teh Wonosari. Selain hamparan kebun teh yang menyejukkan, juga terdapat wisata edukasi. “Ada edukasi mulai petik sampai dengan pengolahan teh,” ujar Susilo kemarin.
Selain itu, dia melanjutkan, juga ada bukit kuneer dan spot Geopark Arjuno. Akses menuju lokasi juga mudah dijangkau. Jaraknya sekitar 10 kilometer dari Pasar Singosari. ”Untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, kami membantu melakukan promosi,” terang pejabat eselon III B Pemkab Malang itu.
Khusus wisatawan domestik, dia mengatakan, rata-rata mencapai 1.500 kunjungan dalam sehari. Mereka datang dari berbagai daerah. Mulai Malang Raya, Pasuruan, Sidoarjo, Surabaya, Kediri, Blitar dan beberapa daerah lain.
Sedangkan untuk loket tiket buka sampai pukul 17.00. Sementara destinasi buka selama 24 jam. ”Di dalam ada penginapan,” tuturnya.
Tiket masuk juga relatif terjangkau. Untuk hari biasa dipatok Rp 15 ribu per wisatawan, sedangkan akhir pekan Rp 20 ribu per orang. Lalu parkir kendaraan roda empat Rp 5 ribu dan sepeda motor Rp 2.000.
Susilo menambahkan, kunjungan wisatawan asing biasanya meningkat sejak Juni ke atas. ”Kebanyakan turis libur pada bulan-bulan tersebut (Juni ke atas). Tapi ada juga yang liburnya awal tahun,” kata dia.(iza/dan)
Editor : Mahmudan