Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang M. Hidayat mengatakan, sampai saat ini belum ada kepastian penempatan pedagang dan PKL di Stadion Kanjuruhan yang baru.
Namun lokasinya sudah ada.
“Di area stadion sebelah selatan. Bagian belakang. Tapi sifatnya sementara sambil menunggu petunjuk lebih lanjut,” kata Hidayat.
Lagi-lagi, regulasi tentang sterilisasi area sekitar stadion yang menjadi pertimbangan.
Baca Juga: 15 PKL Alun-Alun Merdeka Kota Malang Diangkut Paksa Satpol PP
“Kalau aturan (FIFA) tidak memperbolehkan, ya kemungkinan berubah lagi. Bisa-bisa di depan stadion Kanjuruhan bebas PKL,” kata pejabat eselon II B Pemkab Malang itu.
Dia menambahkan, tidak menutup kemungkinan para pedagang bisa menempati kios awal seperti sebelum revitalisasi.
Yakni menempel di gedung stadion.
Tepatnya di bawa tribun, namun bisa diakses pembeli dari luar stadion.
Sebab, dia mengatakan, kontraktor dari pihak Waskita sudah menyiapkan ruang fungsi di bawah tribun.
Tempat toko-toko itu dulu ada.
Namun akan berbeda luas ruangannya.
“Kami kembalikan semula fungsinya, dibuat rolling door juga.
Nanti kita serahkan ke Pemkab pengelolaannya bagaimana,” kata Project Manager Waskita Stadion Kanjuruhan Vino Teguh Pramudia.
Dalam pekerjaan tersebut, dia mengatakan, Waskita mendesain adanya ruang fungsi sesuai permintaan Pemkab.
Diperkirakan ada sekitar 20 tempat.
Pemanfaatannya bisa untuk tempat jual beli makan dan minuman (mamin) atau perkantoran.
Semua tergantung nanti di akhir pekerjaan.
Baca Juga: Satpol PP Kota Malang Bersihkan PKL di Enam Kawasan Terlarang, dari Merjosari hingga Jalan Jakarta
Vino menyebut jika proses renovasi selesai, maka dispora akan memindahkan kantornya dari sekarang di Rusunawa block office Kepanjen ke tempat semula.
“Betul, kantor dispora akan kembali ke dalam stadion,” tandas dia. (biy/dan)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana