KEPANJEN – Kanjuruhan Culture Carnival (KCC) akan kembali digelar.
Rencananya dilaksanakan Sabtu depan (31/8).
Karnaval budaya tersebut akan diikuti 33 kecamatan.
Masing-masing dijatah Rp 13 juta.
Sehingga total butuh Rp 429 juta.
Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Kabupaten Malang Purwoto mengatakan, tema tahun ini adalah kolaborasi antara seni budaya dan tempat wisata.
Masing-masing kecamatan akan menampilkan destinasi wisata yang dikemas seni, drama, dan tari (sendratari).
“Seperti Wajak punya tempat wisata Gentong Mas. Ceritanya kenapa dinama- kan Gentong Mas itu nanti yang akan ditampilkan di KCC,” ujar Purwoto kemarin.
Begitu pula di kecamatan lain.
Baca Juga: Renovasi Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang Tuntas Awal Desember
Bululawang misalnya, memiliki wisata Kalimeri.
Sehingga, Purwoto mengatakan, karnaval itu sekaligus ajang mempromosikan salah satu tempat wisata dari masing-masing kecamatan.
“Kami ingin Kabupaten Malang juga punya event tahunan yang berkelas. Tidak hanya kabupaten, bahkan jika bisa hingga internasional,” ucap pejabat eselon II B Pemkab Malang itu.
Setelah pembukaan KCC pada 31 Agustus, pada 1 Sep-tember depan harinya dilanjutkan Kanjuruhan Bantengan Festival.
Setiap kecamatan akan mengeluarkan 8-10 banteng dalam bentuk festival.
Kreasi, inovasi, kekompakan, hingga kemeriahan akan ditonjolkan oleh masing-masing kecamatan.
Karena itu, Pemkab Malang berkomitmen mengeluarkan anggaran untuk melestarikan budaya lokal.
“Supaya setiap kecamatan dapat menampilkan kreasi terbaiknya,” pungkasnya. (yun/dan)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana