Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Segera dan Bisa Dicoba! Pembelian di Pasar Landungsari Malang Pakai QRIS

Mahmudan • Senin, 26 Agustus 2024 | 21:00 WIB

TRANSAKSI ONLINE: Pedagang di Pasar Warna-Warni Landungsari, Dau, akan melayani pembeli secara online.
TRANSAKSI ONLINE: Pedagang di Pasar Warna-Warni Landungsari, Dau, akan melayani pembeli secara online.

DAU - Pasar Warna-Warni Desa Landungsari akan menerapkan sistem baru.

Selain melayani pembeli secara manual, juga menyiapkan layanan online.

Pembeli bisa memesan barang pembelian dari rumah, lalu ada kurir yang mengirim pesanan.

“Kurirnya diusahakan dari warga Desa Landungsari sendiri. Paling tidak, kami bisa menambah lapangan pekerjaan,” ujar Kepala Desa (Kades) Landungsari Asyarul Khakim kemarin (25/8).

”Saat ini sudah ada sekitar 80 orang yang terserap kerja ” tambahnya.

Baca Juga: Ini Jadwal Karnaval Landungsari Klandungan Dau Malang, Awas Potensi Macet Jalur Alternatif Tlogomas Minggu Kedua Agustus!

Selain menyediakan layanan pesan antar, dia mengatakan, sistem pembayaran di dalam pasar juga akan menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). 

Menurutnya, hal tersebut dapat memudahkan pembeli maupun penjual dalam bertransaksi.

Apalagi di Desa Landungsari juga banyak mahasiswa yang gemar belanja di pasar karena harga lebih murah.

“Konsep pasar tradisionalnya tetap kami pertahankan,” kata Khakim.

Yakni tetap ada tawar-menawar saat bertransaksi langsung dan terletak di bangunan terbuka.

Hanya saja, dia mengatakan, sistem pelayanan dan pembayaran yang ditambah untuk mengikuti perkembangan teknologi. Produk yang dijual pun akan ditambahkan.

Saat ini hanya ada penjual sayur-mayur, buah-buahan, dan lauk-pauk.

Ke depan akan ditambahkan stan untuk penjual pakaian.

Bahkan penjual perhiasan juga akan disediakan tempat.

“Nanti kami kembangkan di sisi selatan. Di seberang jalan itu,” ucapnya.

Untuk diketahui, Pasar Landungsari mulai berkembang sejak 2016.

Baca Juga: Proyek Perbaikan Rampung, Akses Jembatan Tirtotaruno Dau Malang Mulai Dibuka

Pasar tersebut berdiri di lahan dengan luas sekitar 7.950 meter persegi.

Di dalamnya terdapat 136 unit kios dan 368 unit lapak.

Khakim mengatakan, pasar beroperasi mulai pukul 00.00 hingga siang hari.

Bahkan, ada beberapa lapak yang buka sampai 24 jam.

Sementara total pedagangnya sekitar 420 orang yang berasal dari berbagai kecamatan.

Seperti Dau, Singosari, dan Pujon. (yun/dan)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#pasar tradisioanal #kecamatan dau #layanan online #qris #malang