Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

MTsN 2 Malang sebagai Sekolah Siaga Kependudukan

Mahmudan • Selasa, 27 Agustus 2024 | 03:06 WIB

 

CEGAH STUNTING: Kepala DP3AK Jatim Tri Wahyu Liswati (enam dari kiri) bersama pejabat kantor Kemenag kabupaten malang di MTsN2 Malang kemarin.
CEGAH STUNTING: Kepala DP3AK Jatim Tri Wahyu Liswati (enam dari kiri) bersama pejabat kantor Kemenag kabupaten malang di MTsN2 Malang kemarin.

 

TUREN – Pesatnya pertumbuhan penduduk bisa berdampak positif jika semuanya produktif. Sayangnya, lonjakan penduduk di Jawa Timur (Jatim) masih menimbulkan masalah. Salah satunya impitan ekonomi, sehingga mengakibatkan stunting.

Guna menekan angka stunting, MTsN 2 Malang ditunjuk sebagai Sekolah Siaga Kependudukan (SSK). Salah satu tugasnya adalah mengedukasi pelajar agar tidak melakukan hubungan seksual sebelum menikah, menghindari pernikahan dini, dan melarang penggunakan obat terlarang.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Kependudukan (DP3AK) Jatim Tri Wahyu Liswati mengatakan, pihaknya fokus menghentikan kekerasan kepada perempuan dan anak, stop stunting, stop perkawinan anak, dan stop tanpa dokumen kependudukan. ”Beberapa permasalahan kependudukan ialah pergaulan bebas, angka kelahiran tinggi, narkoba, dan pornografi,” kata dia.

Sedangkan Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kemenag Kabupaten Malang M. Fanani memaparkan beberapa penyebab kenakalan remaja. Di antaranya faktor keluarga, faktor lingkungan, faktor psikologis, faktor biologis, dan faktor media. ”Upaya pencegahan kenakalan remaja melalui keluarga, sekolah, masyarakat dan pemerintah,” kata Fanani.

Waka Kurikulum MTs Negeri 2 Malang Supriyono mengungkapkan, jumlah siswa di sekolahnya hampir 1.000 siswa. “Dengan luas sekolah 2.000 meter persegi,” katanya. Dengan jumlah tersebut, cukup tepat sekolah tersebut ditunjuk sebagai SSK. (iza/dan)

Sementara Perwakilan Kepala BKKBN Provinsi Jawa Timur Yuni Dwi Tjandikijanto mengatakan, kelebihan penduduk menguntungkan jika semua produktif.  ”Maka dari itu BKKBN Jatim menyambut baik pencanangan sekolah siaga kependudukan sejak 2017 sebagai upaya literasi kependudukan,” kata dia (iza/dan)

Editor : Mahmudan
#berprestasi #Sekolah Siaga Kependudukan #mtsn 2 malang