Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Giliran PKS Rekom Gunawan-Umar di Pilkada Malang

Mahmudan • Selasa, 27 Agustus 2024 | 15:10 WIB

 

 

TIKET PILKADA: dr Umar Usman (kiri) menerima rekom dari DPP PKS, Minggu malam (25/8)
TIKET PILKADA: dr Umar Usman (kiri) menerima rekom dari DPP PKS, Minggu malam (25/8)

 

KEPANJEN – Pasangan Gunawan Wibisono HS dan dr Umar Usman terus menggalang dukungan. Setelah mengantongi rekom dari Partai Demokrat dan Partai Hanura, kini mendapatkan tambahan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Surat rekom dari PKS diterima Minggu malam (25/8). ”Setelah kemarin (Minggu, 25/8) dari PKS, insya Allah nanti malam (tadi malam, 26/8) dari Partai Golkar,” ujar dr Umar Usman secara khusus kepada Jawa Pos Radar Kanjuruhan, kemarin (26/8).

Dengan dukungan tiga parpol, pasangan Gunawan-Umar sudah memenuhi syarat untuk mendaftar sebagai pasangan calon bupati-calon wakil bupati Malang. Sebab perolehan suara PKS dalam pileg 2024 lalu mencapai 80.021 suara atau 5 persen. Jika ditambah dengan  Partai Hanura yang memiliki 15.795 suara atau 1 persen suara sah dan Partai Demokrat memiliki 57.733 suara atau 4 persen suara, sudah terkumpul 153.549 suara.

Sementara syarat parpol atau gabungan parpol bisa mendaftarkan pasangan cabup-cawabup adalah 99.634 suara atau 6,5 persen. Hal itu mengacu keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 60/PUU-XXII/2024.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kabupaten Malang Irfan Yuli Prasetyo mengatakan, rekom tersebut diberikan oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Provinsi Jawa Timur. Namun surat rekom resmi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) masih belum disampaikan.

Dia juga menyebutkan, sekitar 80 ribu suara yang diperoleh PKS sebagai modal besar untuk mendukung paslon yang akan diusung. Diharapkan hal tersebut dapat mendongkrak elektabilitas paslon. “Dari kami, struktur sudah lengkap semua sampai tingkat ranting dan kami instruksikan untuk bergerak memenangkan paslon,” ucapnya.

Sebelumnya, pihaknya mengajukan dua nama kepada DPP PKS. Yakni Sanusi dan Gunawan. Namun yang mendapat persetujuan adalah Gunawan. “Otomatis kami akan all-out komitmen dengan keputusan DPP. Kami memaksimalkan semua kader untuk bergerak,” kata Irfan.

Komunikasi dengan partai lain juga telah dilakukan. Dalam waktu dekat, dia mengatakan, Partai Golkar akan mengusung. Sebab, meskipun sudah ada Demokrat, Hanura, dan PKS, pihaknya masih membutuhkan partai lain untuk semakin menguatkan kemenangan. Yakni Partai Golkar yang menjadi motor penggerak. Untuk diketahui, pada pileg lalu, Golkar mengumpulkan 191.772 suara atau sekitar 13 persen.

Terpisah, Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Malang Ahmad Fauzan membenarkan bahwa rekom kepada Gunawan-Umar. “Iya benar. Rekom akan kami berikan langsung kepada Pak Gunawan,” ucapnya.

Selanjutnya, pihaknya bersama partai lain yang berkoalisi akan terus melakukan konsolidasi dengan pengurus Golkar tingkat kecamatan dan desa. “Kami juga memperoleh delapan kursi pada Pileg 2024 lalu. Itu sebagai penggerak kami,” pungkas Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Malang itu.  

Sebelum menggalang dukungan ke parpol-parpol, Gunawan Wibisono mendaftar sebagai bakal calon bupati (bacabup) di DPC PDIP Kabupaten Malang. Dia bersaing dengan petahana H M. Sanusi. Hingga berita ini diturunkan tadi malam, DPP PDIP belum mengeluarkan rekom pencalonan untuk Kabupaten Malang. Sanusi dan Gunawan pun masih menunggu.

Namun, PDIP mempersilakan kadernya untuk membangun koalisi dengan parpol lain. Instruksi DPP itu direspons H M. Sanusi dengan mendekati Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Hasilnya, DPP PKB mengeluarkan salinan rekom untuk pasangan H M. Sanusi dan Lathifah Shohib (Salaf). (yun/dan).

Editor : Mahmudan
#dokter umar #gunawan #politik #pilkada malang