KEPANJEN - Tambah lagi partai politik (parpol) yang mendukung pasangan Gunawan Wibisono HS dan dr Umar Usman. Setelah mendapat "tiket" pesta demokrasi dari tiga parpol, malam ini (26/8) direkom Partai Golkar. Tiga parpol yang sebelumnya memberikan rekomendasi pencalonan adalah Partai Demokrat, Partai Hanura, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Malang Ahmad Fauzan membenar bahwa partai sudah mengeluarkan rekom untuk pasangan Gunawan-dr Umar. “Iya benar, surat rekom diserahkan kepada Pak Gunawan,” ujar Fauzan di sela-sela penyerahan rekom.
Foto penyerahan rekom dari Partai Golkar ke pasangan Gunawan-dr Umar beredar di media sosial (medsos). Hadir Gunawan dan dr Umar. Keduanya kompak mengenakan kemeja batik perpaduan warna kuning dan hitam.
Pasangan Gunawan-dr Umar akan mengumpulkan dukungan dari lima parpol. Itu jika nantinya PDIP menurunkan rekom untuk pasangan ini. Sebab hingga kini Gunawan masih berproses untuk mendapatkan rekom dari DPP PDIP.
Sementara itu, bakal calon bupati (Bacabup) Malang Gunawan Wibisono HS menyampaikan terimakasih kepada Ketua DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia dan Sekjen DPP Sarmuji. "Terima kasih, saya bertekat ketika kelak saya dan dokter umar dipercaya rakyat untuk memimpin pemerintahan di Kabupaten Malang, kami akan bertanggung jawab, dengan melibatkan peran serta partai secara masif dalan setiap kebijakan," kata Gunawan setelah menerima rekom.
Anggota DPRD Jatim 2019-2024 itu juga akan ke Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri. "Sampai detik ini tugas dari Ibu Ketua Umum PDI Perjuangan Prof Megawati Soekarnoputri yang diberikan kepada saya saat mendaftar sebagai bakal calon bupati Malang, saya sudah mendapatkan dukungan 4 partai politik," kata Gunawan.
Sebagai anak ideologis, Gunawan mengatakan, dia akan akan melapor ke Megawati melalui DPD dan DPP. "Skema melawan kotak kosong telah terpatahkan. Selanjutnya saya akan menunggu perintah kedua dari Ibu Ketua Umum Prof Megawati," kata dia.
Gunawan yakin Megawati akan mengambil keputusan yang bijak. Keputusannya memberikan rekomendasi untuk Pilkada Kabupaten Malang diyakini akan tepat. "Karena sampai saat ini kita bisa membuktikan (PDIP) tidak bisa diintimidasi. Kita (PDIP) tak bisa dibeli," tandasnya.(yun/dan)
Editor : Mahmudan