Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Satpol PP Kabupaten Malang Jaring Sembilan Pelajar Bolos Sekolah

Mahmudan • Kamis, 29 Agustus 2024 | 13:15 WIB

 

PENERTIBAN: Petugas menginterogasi pelajar yang ngopi saat jam sekolah. Mereka bersantai di kafe kawasan Tegalgondo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang.
PENERTIBAN: Petugas menginterogasi pelajar yang ngopi saat jam sekolah. Mereka bersantai di kafe kawasan Tegalgondo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang.
 

 

KARANGPLOSO - Satpol PP Kabupaten Malang kembali menggalakkan razia pelajar yang bolos sekolah. Razia perdana pada tahun ini berhasil menjaring sembilan pelajar. Mereka terjaring ketika asyik ngopi di salah satu kafe di Desa Tegalgondo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Selasa lalu (27/8).

Ketika petugas datang, beberapa pelajar berusaha menyembunyikan seragamnya. Yakni dengan cara menutupi menggunakan jaket. Namun petugas masih bisa melihat celana abu-abu yang dikenakan para pelajar tersebut.

"Kami mendapati sembilan orang pelajar dari dua SMK swasta dan SMK negeri di sekitar lokasi," ujar Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Kabupaten Malang M. Kasim Samah kemarin (28/8).

Sembilan pelajar itu semuanya laki-laki. "Kalau dari penuturan mereka, ada yang memanfaatkan jam pelajaran olah raga untuk keluar sekolah," kata Kasim.

Dalam razia yang berlangsung sejak pukul 10.30 hingga 12.30 tersebut, petugas tidak memberikan sanksi berat. Mereka hanya diperingatkan dan diminta tidak akan mengulanginya lagi.

Meski begitu, petugas sempat mendata para pelajar yang berkeliaran saat jam pelajaran. Nama-nama mereka kemudian disetor ke pihak sekolah. ”Harapannya, sekolah yang memberikan sanksi,” katanya.  Setidaknya, dia melanjutkan, pihak sekolah memanggil orang tua siswa terlebih dahulu.

Kasim menegaskan, razia serupa akan terus dilakukan. Tetapi untuk sementara diterapkan sistem menanggapi dumas (pengaduan masyarakat). Artinya, masyarakat yang harus melapor. ”Pengaduan seperti itu termasuk prioritas tinggi untuk langsung ditindaklanjuti,” terangnya.

Sasaran razia adalah kafe-kafe yang sering disinggahi para pelajar saat jam sekolah. Termasuk juga rental play station. Ke depan ada kemungkinan menyasar ke penginapan atau kos bebas. "Sementara ini kami tidak menyasar ke penginapan. Tren terkini, biasanya mereka ke warkop atau kafe,” katanya. (biy/dan)

Editor : Mahmudan
#pelajar bolos sekolah #Razia Pelajar #Kabupaten Malang