KEPANJEN - Demi mendongkrak sektor wisata, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang memberi perhatian lebih terhadap event budaya.
Tahun ini, masing-masing kecamatan digerojok dana Rp 10 juta.
Dana yang dialokasikan dari APBD tersebut untuk event budaya seperti karnaval maupun bersih desa.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang Purwoto memaparkan, pemkab tetap memfasilitasi meski event digelar oleh desa.
“Contohnya event gendang purnama ganesha di Karangkates, Sumberpucung. Kemudian ada juga encek-encekan di Sitiarjo, Sumbermanjing Wetan,” ucap Purwoto.
Untuk diketahui, gendang purnama ganesha merupakan pentas kesenian tradisional yang digelar di area situs Arca Ganesha, Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung.
Acara itu untuk mengenalkan kembali dolanan bocah kepada generasi muda, sehingga bisa membentuk karakter sosial yang kuat.
Selain itu, juga diharapkan menjadi salah satu daya tarik wisata yang diintegrasikan dengan destinasi sekitar.
Seperti Taman Wisata Bendungan Sutami dan Bendungan Lahor.
Sedangkan encek-encekan biasanya digelar setelah warga panen padi.
Pada acara tersebut, warga Desa Sitiarjo mengarak gunungan sayurmayur yang disediakan setiap dusun.
Acara juga diisi berbagai hiburan rakyat. Misalnya karnaval dengan kostum menarik.
“Kalau tidak salah, ada empat event selain bersih desa yang kami fasilitasi,” imbuhnya.
Dia mengatakan, masingmasing menerima Rp 10 juta.
Jika ditotal, Rp 40 juta yang dialokasikan untuk event tahunan selain bersih desa.
Pemberian bantuan tersebut sebagai upaya mengembangkan serta melestarikan seni, tradisi, dan budaya. (yun/dan)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana